Ada satu komponen di mobil yang jarang diperhatikan. Padahal ia punya peran besar terhadap kenyamanan sekaligus kendali mobil, yakni rack steer.

Komponen yang menjadi bagian utama sistem kemudi ini bekerja meneruskan putaran setir menjadi gerakan roda depan. Saat kondisinya prima, rack steer membantu mobil tetap mudah dikendalikan dengan arah yang presisi, baik ketika melaju lurus maupun saat bermanuver.

Menurut Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), rack steer merupakan elemen penting yang berpengaruh langsung terhadap kualitas pengendalian kendaraan.

“Rack steer merupakan komponen utama pada sistem kemudi yang meneruskan putaran setir menjadi pergerakan roda depan. Saat bekerja optimal, komponen ini membantu pengemudi memperoleh kendali arah secara stabil, presisi, dan responsif dalam berbagai kondisi jalan,” ujar Hariadi.

Masalah mulai muncul ketika performa rack steer menurun. Respons kemudi bisa berubah, arah kendaraan terasa kurang akurat, hingga muncul sensasi tidak stabil pada kecepatan tertentu atau saat melakukan perpindahan arah. Dalam kondisi yang lebih serius, gangguan tersebut juga dapat memengaruhi aspek keselamatan berkendara.

Ada beberapa gejala yang bisa dikenali sejak awal. Di antaranya setir terasa kurang stabil atau tidak kembali sempurna setelah berbelok, mobil cenderung sulit menjaga arah saat melaju lurus, muncul bunyi dari bagian bawah kendaraan ketika melewati jalan rusak, hingga kemudi yang terasa lebih berat atau tidak konsisten.

Suzuki mengingatkan agar gejala tersebut tidak dianggap sepele. Pemeriksaan lebih dini memungkinkan proses diagnosis dilakukan lebih cepat dan membantu mencegah kerusakan yang menjalar ke komponen lain pada sistem kemudi.

Penurunan performa rack steer tidak hanya dipengaruhi usia pakai. Kebiasaan menghantam lubang pada kecepatan tinggi, sering melintasi jalan rusak, hingga kurang memperhatikan kondisi kaki-kaki kendaraan juga dapat mempercepat keausan komponen tersebut.

Untuk memastikan kondisi rack steer tetap optimal, Suzuki menyarankan pemeriksaan berkala di bengkel resmi. Dalam proses diagnosis, teknisi akan mengecek sejumlah bagian terkait seperti unit rack steer, tie rod, ball joint, steering linkage, sistem power steering, boot karet pelindung, hingga steering column dan dudukan steering rack.

Jika ditemukan penurunan performa, metode perbaikan akan disesuaikan dengan kondisi komponen. Pada beberapa kasus, rack steer masih dapat diperbaiki tanpa harus diganti secara keseluruhan. Suzuki juga menyediakan suku cadang asli dengan estimasi biaya yang baru ditentukan setelah pemeriksaan selesai dilakukan.

“Mengacu pada buku pedoman perawatan berkala kendaraan Suzuki, sistem kemudi akan selalu diperiksa pada setiap jadwal servis berkala. Teknisi Bengkel Resmi kami akan memberitahu konsumen apabila menemukan kejanggalan, dan memberikan rekomendasi paling sesuai,” tutup Hariadi.