Ketika membahas mobil hybrid, terutama yang berjenis SUV, obrolan biasanya berputar pada konsumsi bahan bakar, kapasitas baterai, atau besarnya tenaga yang dihasilkan. Padahal, sebelum bicara soal efisiensi dan performa, ada satu elemen yang lebih dulu menentukan bagaimana sebuah mobil terasa saat dikendarai, yakni struktur dasarnya.

Hal inilah yang coba disorot Hyundai melalui All-New SANTA FE. Di balik mesin 1.6T-GDI Hybrid yang menjadi salah satu daya tarik utama SUV tersebut, terdapat konstruksi monocoque chassis yang menjadi fondasi dari karakter berkendaranya.

Dalam dunia otomotif modern, monocoque telah menjadi standar bagi banyak kendaraan penumpang premium. Berbeda dengan konstruksi yang memisahkan rangka dan bodi, desain ini menyatukan keduanya menjadi satu struktur utuh yang saling menopang. Hasilnya bukan sekadar pengurangan bobot, melainkan juga peningkatan kekakuan struktur yang membuat kendaraan lebih stabil saat bergerak.

Bagi pengemudi, manfaat tersebut hadir dalam bentuk yang lebih mudah dirasakan ketimbang dijelaskan. Mobil terasa lebih tenang saat melaju di jalan tol, lebih mantap ketika menghadapi tikungan panjang, dan tidak mudah kehilangan keseimbangan ketika melewati permukaan jalan yang berubah-ubah. Pada kendaraan berukuran besar seperti SANTA FE, karakter semacam ini menjadi faktor penting karena bobot dan dimensi kendaraan secara alami menuntut kontrol yang lebih baik.

Monocoque juga membantu meredam salah satu karakteristik yang kerap melekat pada SUV, yakni body roll. Saat kendaraan berbelok atau berpindah jalur, ayunan bodi dapat diminimalkan sehingga respons kemudi terasa lebih presisi. Efeknya bukan hanya soal performa, tetapi juga rasa percaya diri pengemudi ketika menghadapi berbagai kondisi lalu lintas.

Pengaruh struktur kendaraan bahkan merambah ke aspek kenyamanan yang sering kali dianggap berasal dari suspensi semata. Dengan tingkat rigiditas yang lebih tinggi, getaran dari permukaan jalan dapat dikelola dengan lebih baik sebelum mencapai kabin. Ketika dipadukan dengan penyetelan suspensi yang tepat, hasil akhirnya adalah pengalaman berkendara yang lebih tenang, terutama dalam perjalanan jarak jauh.

Keuntungan lain yang sering luput dari perhatian adalah efisiensi ruang. Karena tidak membutuhkan rangka tambahan yang besar dan berat, konstruksi monocoque memberi keleluasaan bagi desainer untuk memaksimalkan area kabin. Hyundai memanfaatkan pendekatan tersebut pada All-New SANTA FE dengan menghadirkan konfigurasi tujuh penumpang, captain seat, fitur one-touch walk-in, panoramic dual sunroof, hingga sistem audio BOSE 12-speaker.

Baru setelah fondasi tersebut terbentuk, teknologi elektrifikasi mulai memainkan perannya. All-New SANTA FE dibekali mesin 1.6T-GDI Hybrid yang menghasilkan tenaga 235 PS dan torsi 367 Nm. Sistem hybrid ini didukung regenerative braking yang membantu mengoptimalkan pemanfaatan energi selama perjalanan sekaligus menjaga efisiensi bahan bakar.

Di sektor keselamatan, Hyundai menyematkan paket Hyundai SmartSense yang mencakup Forward Collision-Avoidance Assist (FCA), Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA), Lane Following Assist (LFA), Smart Cruise Control (SCC) dengan Stop & Go, hingga Parking Collision Avoidance Assist (PCA).