Sirkuit Mandalika Lombok, NTB kembali dipenuhi suara mesin dan riuh penonton pada akhir ppekan lalu (17-19/7/2026). Bedanya, kali ini bukan MotoGP yang menguasai panggung, melainkan perayaan satu dekade Idemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race.

Event balap garapan Yamaha Indonesia itu sukses menarik ribuan pengunjung, menghadirkan hampir 300 starter, sekaligus membawa atmosfer balap internasional lewat kelas R3 BLU CRU Asia Pacific.

Perayaan 10 tahun Yamaha Sunday Race terasa berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya. Selain menjadi arena adu cepat bagi pembalap profesional, komunitas, hingga talenta muda, Mandalika juga berubah menjadi ruang berkumpul para pecinta motorsport. Race berlangsung sejak pagi, sementara area paddock dan exhibition dipenuhi aktivitas yang membuat pengunjung bertahan hingga sore hari.

Assistant General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Johannes B.M. Siahaan, mengatakan perjalanan Yamaha Sunday Race selama satu dekade telah melahirkan banyak momen penting bagi pembalap, komunitas, maupun penggemar. Menurutnya, Yamaha akan terus mempertahankan event ini sebagai wadah pembinaan pembalap Indonesia sekaligus tempat berkumpulnya komunitas dan pencinta Yamaha.

“Kami berkomitmen mengadakan kejuaraan ini secara berkelanjutan, untuk konsisten menghasilkan pembalap-pembalap berprestasi nasional dan mendunia,” ujar Johannes.

Di lintasan, total ada 15 kelas yang dipertandingkan, mulai dari Superstock 600-1000cc, R3 Professional Rider, R3 BLU CRU Asia Pacific, R25 Community, R15 Professional Rider, R15 Idemitsu BLU CRU Junior Pro, hingga MAXi Race yang menggunakan NMAX, Aerox, Lexi, dan XMAX. Komposisi kelas tersebut membuat Yamaha Sunday Race menjadi salah satu event balap paling lengkap yang digelar di Indonesia.

Salah satu cerita paling menarik datang dari Candra Hermawan. Pembalap Yamaha Yamalube Aditama SCM Grup NHK STSJ RK RBT34 GDT Racing Berau itu sukses memenangi dua race R15 Professional Rider meski harus memulai balapan dari paddock exit karena gagal mengikuti sesi kualifikasi akibat masalah klep mesin. Candra juga menambah koleksi podium dengan finis ketiga pada dua race kelas R3 Professional Rider.

“Ini pencapaian berkesan yang saya raih pada 10 tahun Yamaha Sunday Race. Kemenangan race dan podium 3 di dua kelas rider pro makin mempertajam kemampuan saya di kejuaraan lokal. Pastinya bermanfaat juga sebagai latihan untuk kompetisi di Asia yang saya ikuti,” kata Candra Hermawan.

Persaingan juga berlangsung ketat di kelas pembinaan R15 Idemitsu BLU CRU Junior Pro. Moch Jallu Vesgio dan Kenzie Akbar Da Ninos saling bergantian naik podium tertinggi dalam dua race yang digelar. Sementara di MAXi Race, Adi Putra Suryana menjadi juara kelas 250cc FFA, Ihsan Supian memenangi MAXi 250cc Semi Pro, Fernandi Fajar Rahmadi menjadi kampiun MAXi 155cc Standard Community, Aldyansyah Pratama memenangkan MAXi 155cc Semi Pro, sedangkan Eka Budhiansyah menjadi yang terbaik di kelas MAXi 155cc Standard Media.

Ajang ini juga menjadi panggung bagi pembinaan pembalap muda Yamaha. SMK binaan Yamaha berhasil membawa pulang total 11 trofi dari berbagai kelas, termasuk podium di R25 Community Pro, R15 Community B, hingga MAXi 155cc Semi Pro. Hasil tersebut memperlihatkan jalur pembinaan yang terus dijaga Yamaha dari level sekolah hingga kompetisi nasional.

Di luar lintasan, antusiasme penonton semakin terasa saat pembalap asal Thailand, Ing Asavanund, hadir dalam sesi meet and greet. Rider berusia 20 tahun yang juga dikenal sebagai aktor drama itu menjadi magnet tersendiri dan disambut ribuan penggemar.

Keramaian juga menyebar ke area exhibition yang menghadirkan booth Yamaha dan sponsor, fun riding competition, community gathering, pit walk, sunmori, hingga victory lap dalam rangka perayaan 10 tahun Yamaha Sunday Race.