Alih-alih memamerkan jajaran produk terbaru, VinFast justru melucurkan program bertajuk Drive Worry Free di GIIAS 2026. Tujuannya untuk meyakinkan calon konsumen bahwa memiliki mobil listrik seharusnya tidak dibayangi rasa khawatir.

Drive Worry Free sendiri dibangun di atas lima pilar, yakni Zero Operating Cost, Battery Peace of Mind, Ownership Confidence, Service Confidence, dan Business Confidence. Lewat lima aspek tersebut, VinFast mencoba menjawab berbagai keraguan yang masih kerap muncul di benak calon pengguna mobil listrik.

Strategi itu kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai program kepemilikan. VinFast menawarkan jaminan nilai jual kembali hingga 80 persen, gratis pengisian daya di jaringan V-GREEN, bebas biaya langganan baterai selama dua tahun, hingga garansi baterai seumur hidup. Seluruh program tersebut dirancang agar biaya kepemilikan mobil listrik menjadi lebih mudah diprediksi.

“Memilih kendaraan bukan hanya tentang memilih alat transportasi, tetapi juga memilih ekosistem yang mampu memberikan dukungan di setiap tahap perjalanan kepemilikan kendaraan. Melalui GIIAS 2026, kami ingin masyarakat Indonesia merasakan secara langsung bagaimana VinFast menghadirkan sebuah ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi, mulai dari lini produk kendaraan, infrastruktur pengisian daya, layanan purnajual, berbagai program pelanggan, hingga solusi mobilitas. Dengan ekosistem ini, kami ingin memberikan pengalaman memiliki kendaraan listrik yang lebih mudah, nyaman, dan bebas khawatir,” ujar Antonio Zara, CEO VinFast Southeast Asia.

Pendekatan tersebut terasa cukup berbeda dibanding cara sebagian besar pabrikan memasarkan kendaraan listrik. VinFast justru mengajak pengunjung melihat keseluruhan pengalaman memiliki mobil listrik. Di booth GIIAS 2026, mereka tidak hanya menampilkan VF 3, VF 6, VF 7, VF MPV 7, hingga lini Green, tetapi juga menghadirkan area V-GREEN, layanan purnajual, solusi pembiayaan, dan berbagai program kepemilikan dalam satu rangkaian pengalaman.

Strategi itu sejalan dengan langkah VinFast membangun fondasi bisnisnya di Indonesia. Dalam waktu lebih dari dua tahun sejak masuk ke pasar nasional, perusahaan telah memiliki fasilitas perakitan lokal, memperluas jaringan pengisian daya V-GREEN, mengembangkan layanan dealer dan purnajual, serta mengoperasikan lebih dari 40 showroom di berbagai daerah. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah dengan target lebih dari 150 showroom dalam beberapa tahun ke depan.