Selama gelaran GIIAS 2026 berlangsung dari 30 Juli hingga 9 Agustus, PT Toyota-Astra Motor (TAM) tidak hanya memajang mobil baru di booth mereka. Ada area khusus yang isinya penuh dengan mobil, part, sampai merchandise dari GAZOO Racing, sub brand motorsport Toyota.
Kalau melihat data yang dibagikan Hiroyuki Oide selaku Marketing Director TAM, wajar sebenarnya kalau Toyota mendorong GR lebih agresif. Komposisi penjualan varian GR pada model-model yang memilikinya konsisten berada di atas 60 persen. Angka itu bahkan tembus 95 persen khusus untuk Toyota Fortuner. Artinya hampir semua pembeli Fortuner di Indonesia sekarang memilih versi GR ketimbang versi standar.
Fenomena ini yang bikin Toyota mengubah cara mereka memperlakukan GAZOO Racing. Dulu GR identik dengan dunia balap yang jauh dari keseharian orang kebanyakan. Sekarang, lewat pendekatan yang mereka sebut GR Drive for Every Lifestyle, GAZOO Racing dibangun di atas empat pilar sekaligus, yaitu motorsport, product, community, dan communication.
“GAZOO Racing dibangun di atas empat pilar sehingga excitement tidak hanya hadir di lintasan balap, tetapi juga dapat dinikmati oleh lebih banyak orang,” ujar Hiroyuki Oide.

Strategi ini juga terlihat dari cara Toyota memperlakukan komunitas. Sebelum GIIAS 2026 digelar, TAM sempat menyelenggarakan Toyota GR Car Meet yang mereka klaim jadi car meet eksklusif Toyota terbesar di Indonesia. Ada lebih dari 400 unit mobil Toyota yang sudah dikurasi, melibatkan 21 komunitas dan 21 partner kolaborasi, dengan lebih dari 3.500 pengunjung datang ke Parkir Timur Senayan.
Di sisi prestasi kompetisi, tim pabrikan Toyota GAZOO Racing Indonesia juga tidak main-main sepanjang musim 2026. Mereka menang beruntun di dua seri pembuka Kejurnas Rally, naik podium tertinggi di seri pembuka Kejurnas Sprint Rally, mendominasi Kejurnas Slalom lewat kemenangan di Group F, Tandem Class, dan Team F, sampai konsisten podium di Kejurnas ITCR 1200.
Kombinasi antara prestasi di lintasan dan aktivitas komunitas inilah yang jadi modal Toyota buat memposisikan GR bukan sekadar nama trim sporty di brosur. Di booth GIIAS 2026, publik bisa melihat langsung jajaran GR Pure, GR Sport, dan GR Parts, termasuk unit preview khusus yang dipakai TGRI di ajang balap nasional maupun internasional.
Yang menarik, Toyota sengaja memisahkan cerita GR dari lini produk lain seperti Land Cruiser yang tampil dengan karakter berbeda total di booth yang sama. Menurut Oide, keduanya lahir dari filosofi yang sama yaitu Making Ever-Better Cars, meski cara menyampaikannya ke konsumen dibuat berbeda supaya masing-masing segmen pembeli merasa relevan.
Pendekatan multi pilar ini pada akhirnya jadi jawaban kenapa GR bisa tumbuh dari sekadar sponsor tim balap jadi salah satu penggerak angka penjualan Toyota di Indonesia. ![]()
