PT JETOUR Sales Indonesia memang tetap mempertahankan harga perkenalan JETOUR T1 di angka Rp 388 juta OTR Jakarta dan T1 i-DM Rp 538 juta OTR Jakarta selama GIIAS 2026 berlangsung, harga yang sebenarnya sempat mau ditutup karena kuota 1.000 pemesan pertama sudah terlampaui sejak pekan lalu.

Setelah pameran usai, harga normal T1 akan naik jadi Rp 408 juta dan T1 i-DM Rp 558 juta. Selisih Rp 20 juta dari harga normal ini yang bikin banyak calon pembeli akhirnya memutuskan buat langsung melakukan SPK.

Tapi yang menarik, JETOUR juga membuka pemesanan T2 i-DM seharga Rp 688 juta OTR Jakarta lewat program bernama Fearless Adventure. Paket ini mencakup garansi kendaraan dan mesin tanpa batasan kilometer selama 6 tahun, plus garansi Power Battery dan Drive System sampai 8 tahun atau 160.000 km, mencakup Control System, Drive Motor, dan Motor Controller. Ada bonus tambahan berupa Free PPF Voucher senilai Rp 22 juta atau cicilan bunga 0 persen selama setahun.

Michael Budihardja, Sales & Network Director PT JETOUR Sales Indonesia, bilang Indonesia jadi pasar strategis buat merek asal Tiongkok ini. Menurutnya JETOUR terus memperkuat kehadirannya lewat produk, perluasan jaringan diler, dan program penjualan yang mempermudah konsumen memiliki mobil JETOUR, didukung layanan purnajual yang komprehensif.

Soal jaringan aftersales, JETOUR sekarang punya 24 showroom yang tersebar di berbagai kota, dan mereka menargetkan ekspansi jadi 40 titik sampai akhir tahun ini. Angka ini penting karena salah satu keluhan umum pembeli mobil merek baru asal Tiongkok adalah minimnya akses ke bengkel resmi begitu jauh dari kota besar. JETOUR sepertinya sadar betul soal ini.

Wildan Suyuthi, Aftersales Deputy Director PT JETOUR Sales Indonesia, menekankan bahwa perjalanan konsumen tidak berhenti begitu mobil diserahkan. Ia menyebut komitmen JETOUR justru berlanjut lewat dukungan garansi, perawatan berkala, ketersediaan suku cadang, sampai layanan konsumen yang siap membantu kapan pun dibutuhkan.

Khusus pembeli T2 i-DM, JETOUR kasih garansi kendaraan 6 tahun tanpa batas kilometer dan garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km, ditambah gratis biaya perawatan berkala selama 3 tahun atau 30.000 km sesuai jadwal maintenance. Buat mobil elektrifikasi yang komponennya jauh lebih mahal dibanding mobil konvensional kalau rusak di luar garansi, paket semacam ini biasanya jadi pertimbangan besar buat calon pembeli.

Dari sisi suku cadang, JETOUR mengklaim sudah punya pusat distribusi seluas lebih dari 2.000 meter persegi yang menyimpan lebih dari 31.000 item parts. Infrastruktur ini dipakai buat memangkas waktu tunggu konsumen saat butuh servis atau perbaikan. JETOUR juga menyediakan layanan Customer Care 24 jam dan Roadside Assistance lewat showroom terdekat buat situasi darurat di jalan.

Selain program purnajual, JETOUR juga menyiapkan hiburan tambahan buat pengunjung GIIAS 2026. Pembeli JETOUR T2 ICE, DASHING, atau X70 Plus berkesempatan ikut program Lucky Dip berhadiah e-wallet dengan total lebih dari setengah miliar rupiah. Setiap pembelian mobil JETOUR selama GIIAS 2026 juga dapat Voucher Black Owl senilai Rp 5 juta, dan pengunjung yang penasaran bisa langsung coba test drive sambil dapat refreshment dan merchandise.