Ada satu benang merah yang tak pernah putus dari Honda Civic sepanjang 50 tahun kehadirannya di Indonesia.
Bukan bentuk bodinya yang berubah dari sedan ke hatchback ke coupe.
Bukan juga soal berapa banyak nama panggilan lokal yang disematkan orang ke tiap generasinya.
Benang merah itu ada di ruang mesin, tempat Honda terus-menerus mencari cara baru supaya orang yang duduk di belakang setir merasakan sesuatu setiap kali menginjak gas.
Cerita ini dimulai jauh sebelum Civic pertama menginjak jalanan Indonesia pada 1976. Waktu itu Honda sedang berjuang membawa teknologi CVCC, mesin yang dirancang untuk memenuhi standar emisi ketat tanpa harus mengorbankan performa. Teknologi inilah yang jadi fondasi awal karakter Civic, mobil yang harus tetap enak dipacu meski dituntut lebih ‘bersih’.
Butuh beberapa generasi sampai akhirnya Civic Ferio hadir sebagai titik balik penting. Generasi keenam ini jadi Civic pertama yang resmi dipasarkan di Indonesia dengan mesin berteknologi VTEC, sistem katup variabel yang bikin mesin bisa lebih galak di putaran atas tanpa harus boros di putaran rendah. Buat banyak penggemar Civic era itu, VTEC bukan cuma spesifikasi teknis di atas kertas, tapi jadi semacam identitas yang membedakan Civic dari sedan Jepang lainnya.

Setelah era VTEC, giliran mesin turbo yang jadi ujian berikutnya. Civic tercatat sebagai model Honda pertama di Indonesia yang dipasarkan dengan mesin bertenaga turbo, langkah yang makin mempertegas posisi Civic sebagai mobil yang selalu lebih dulu mencoba hal baru dibanding model Honda lain di pasar domestik.
Dari eksperimen teknis itu pula lahir dua nama yang sampai sekarang masih jadi rujukan penggemar performa, Civic Si dan Civic Type R. Si tumbuh sebagai karakter sporty yang tetap nyaman dipakai harian, sementara Type R jadi representasi performa tertinggi dalam keluarga Civic. Type R sendiri resmi masuk pasar Indonesia lewat GIIAS 2017, menjadikannya model Type R pertama yang dipasarkan resmi oleh Honda di tanah air.
Kalau CVCC, VTEC, dan turbo mewakili tiga babak besar di masa lalu, babak Civic hari ini ditulis lewat elektrifikasi. Civic RS e:HEV jadi kendaraan yang membawa nama Civic masuk ke era hybrid, lengkap dengan teknologi S+ Shift yang sebelumnya lebih dulu diperkenalkan lewat Honda Prelude. Fitur ini dirancang untuk menghadirkan sensasi perpindahan gigi yang lebih terasa, seolah menjawab pertanyaan yang mungkin muncul di kepala penggemar lama, apakah mobil hybrid masih bisa terasa seperti Civic yang mereka kenal. ![]()
