SUV listrik premium tiga baris kursi biasanya identik dengan banderol di atas Rp 1 miliar di Indonesia.

Volvo EX90 saja baru masuk pasar beberapa bulan lalu dengan harga Rp 2,55 miliar, sementara Kia EV9 GT Line juga bertengger di angka Rp 1,985 miliar.

Nah, giliran Hyundai unjuk gigi lewat IONIQ 9. Angka yang mereka lempar ke publik jelas bikin peta persaingan SUV listrik kelas atas Tanah Air berubah.

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi memperkenalkan IONIQ 9 untuk pertama kalinya di Indonesia lewat gelaran GIIAS 2026. Mobil ini didapuk sebagai SUV listrik premium tiga baris, langsung menyasar segmen yang selama ini dikuasai merek-merek Eropa dan Korea papan atas.

Selama masa GIIAS 2026, Hyundai membuka pre-booking IONIQ 9 dengan harga spesial Rp 1.490.000.000. Angka ini otomatis menempatkan IONIQ 9 di bawah Kia EV9 GT Line, jauh di bawah Volvo EX90, bahkan masih kalah jauh dari BMW iX xDrive40 dan Mercedes-Benz EQE SUV yang sudah tembus di atas Rp 2,4 miliar. Padahal secara spesifikasi, IONIQ 9 tak bisa dianggap remeh.

Baterainya berkapasitas 110,3 kWh dengan sistem All-Wheel Drive, sanggup memuntahkan tenaga hingga 427,7 PS dan torsi 700 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam ditempuh dalam 5,2 detik, sementara jarak tempuhnya diklaim mencapai 734 km berdasarkan standar pengujian NEDC. Bandingkan dengan Volvo EX90 yang mengandalkan baterai 111 kWh namun hanya mengklaim jarak tempuh sekitar 600 km, selisihnya lumayan jauh meski kapasitas baterainya nyaris sama.

Urusan pengisian daya, IONIQ 9 mengusung arsitektur kelistrikan 800 volt yang mendukung fast charging DC hingga 350 kWh. Dalam kondisi optimal, baterai bisa terisi dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 24 menit. Sebagai perbandingan, Volvo EX90 butuh sekitar 30 menit untuk pengisian serupa meski charging rate-nya lebih rendah di angka 250 kW.

Di dalam kabin, IONIQ 9 menghadirkan kursi elektrik di baris kedua yang bisa direbahkan untuk kenyamanan ekstra selama perjalanan jauh. Salah satu yang jadi pembeda adalah Digital Side Mirrors, teknologi kaca spion digital yang diklaim Hyundai sebagai yang pertama hadir di segmen kendaraan penumpang Indonesia. Desain eksteriornya sendiri mengusung garis futuristis khas keluarga IONIQ, dengan lampu LED memanjang dan siluet SUV yang lapang.

Kehadiran IONIQ 9 melengkapi jajaran mobil listrik Hyundai di Indonesia yang sebelumnya sudah diisi IONIQ Electric, KONA Electric, dan IONIQ 5.