Akhir pekan (8-9/8/2026) kemarin jadi salah satu momen paling padat buat Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) sepanjang musim ini. Tim balap pabrikan Toyota di Indonesia itu harus mengurus tiga agenda balap yang berlangsung bersamaan di tiga tempat berbeda, mulai dari Kejurnas Rally di Simalungun Sumatera Utara, Kejurnas Slalom di Sirkuit Mijen Semarang, sampai GR86 Cup di Tokachi International Speedway Jepang.

Hasil paling ditunggu tentu datang dari Sumatera Utara. Di sana, Kejurnas Rally 2026 Seri ke-4 digelar bersamaan dengan Asia Pacific Rally Championship 2026 Round 3, jadi levelnya otomatis naik karena dihuni juga peserta dari luar negeri. Duet Ryan Nirwan dan navigator Adi Indiarto yang mengendarai GR Yaris Rally2 berhasil finish di posisi kedua overall, hasil yang langsung mengunci status mereka sebagai Juara Nasional Kejurnas Rally 2026.

Perjalanan menuju gelar itu sendiri tak mulus. Sabtu (8/8/2026), Ryan dan Adi tampil dominan dengan menyapu bersih posisi pertama di enam special stage awal. Tapi masuk hari Minggu (9/8/2026), mereka mengalami accident di SS 7 yang bikin mobil harus diperbaiki dan kehilangan waktu sekitar lima menit, jarak yang lumayan besar buat ajang serapat rally. Beruntung keduanya masih sanggup bangkit dengan menjuarai SS 8 sampai SS 12 secara beruntun, cukup untuk menutup akhir pekan dengan modal 53 poin dan podium kedua overall.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor Bansar Maduma menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini. “Selamat kepada perally Ryan Nirwan dan navigator Adi Indiarto yang sukses mengunci gelar juara nasional pertama untuk TOYOTA GAZOO Racing Indonesia dari ajang Kejurnas Rally 2026,” ujarnya. Ia juga menyinggung soal kombinasi antara mobil balap yang andal, pembalap bertalenta, dan tim engineer yang paham kondisi lapangan sebagai faktor kunci performa maksimal di setiap kompetisi yang diikuti TGRI musim ini.

Ryan Nirwan sendiri tak menampik kalau insiden di SS 7 sempat bikin peluang juara nasional mereka goyah. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras tim engineer TGRI yang sanggup mengembalikan kondisi GR Yaris Rally2 setelah accident di SS 7,” katanya. Ia menambahkan hal itu penting karena gelar yang sudah di depan mata sempat terancam hilang, dan ke depan Ryan berharap bisa menyandingkan gelar rally ini dengan gelar dari Kejurnas Sprint Rally yang musim ini juga masih mereka ikuti.

Gelar ini juga melanjutkan tren positif TGRI di ajang rally sejak awal musim. Sebelum tampil di Simalungun, Ryan dan Adi sudah lebih dulu menyapu podium pertama overall di dua seri pembuka Kejurnas Rally 2026 yang digelar di Banjarbaru Kalimantan Selatan bulan Mei lalu. Seri ketiga yang sedianya digelar di Sumatera Selatan batal, sehingga seri keempat di Simalungun otomatis jadi penentu gelar musim ini.

 

Sementara itu di Semarang, ajang Kejurnas Slalom 2026 Seri ke-2 di Sirkuit Mijen juga membawa kabar baik buat TGRI. Anjasara Wahyu, Adrianza Yunial, A.M. Naufal Safwan, dan Alinka Hardianti membawa pulang rentetan podium, mulai dari Podium Kedua dan Ketiga Kejurnas Group F, Podium Kedua Kejurnas Wanita, Podium Pertama Kejurnas Team A, sampai Podium Kedua Kejurnas Team Tandem. Trio pembalap TGRI bahkan mendominasi semua podium di Kejurnas Kelas A2, dilengkapi Podium Pertama Kejurnas Team F. Dengan hasil ini, TGRI masih memegang posisi pertama klasemen sementara Kejurnas Group F, Team A, dan Tandem.

Di belahan bumi lain, tepatnya Jepang, pembalap TGRI Jordan Johan juga turun di GR86 Cup 2026 Seri ke-4 yang berlangsung di Tokachi International Speedway. Jordan berhasil finish di posisi ke-7 Clubman Series, hasil yang menjaga konsistensi TGRI di ajang balap regional ini.

Marketing Director PT Toyota Astra Motor Hiroyuki Oide turut memberikan tanggapan soal rentetan hasil akhir pekan ini. “TOYOTA GAZOO Racing Indonesia berlaga di ajang balap nasional dan regional supaya dapat meraih prestasi maksimal dan menempa talenta pembalap terbaik Indonesia,” katanya. Ia menyebut partisipasi TGRI di berbagai ajang ini juga bagian dari visi continuous improvement dalam mengembangkan mobil baru sesuai standar QDR Toyota, dan gelar juara nasional Kejurnas Rally 2026 ini jadi hasil positif pertama dari filosofi Pushing The Limit for The Better yang mereka usung.