Akhir pekan MotoGP di Silverstone jadi milik Aprilia. Pabrikan asal Noale ini sukses membawa pulang podium lockout ketiga mereka musim ini usai British GP, sebuah pencapaian yang makin menegaskan dominasi mereka di lintasan yang selama ini memang bersahabat buat mereka.

Jorge Martín mengawali lomba dari pole position tapi sempat kehilangan beberapa posisi gara-gara start yang kurang mulus. Ia mengaku terlalu percaya diri saat mempertahankan posisi di Turn 1 sehingga brakingnya tidak maksimal dan ride-height device gagal kembali ke posisi semula. Meski begitu, Martín berhasil bangkit dan merangkak lagi ke posisi dua, mencatatkan podium keenamnya musim ini sekaligus podium ke-38 sepanjang kariernya di kelas premier. Hasil ini juga mengunci posisinya di puncak klasemen dengan koleksi 240 poin.

Marco Bezzecchi tampil solid sejak awal balapan. Start dari posisi kelima, rider Italia ini langsung menempel di grup terdepan dan mempertahankan posisinya hingga garis finis meski masih dalam proses pemulihan dari cedera yang ia alami di Sachsenring. Finis ketiga ini jadi podium ketujuhnya musim ini, mengembalikan namanya ke posisi dua klasemen pembalap dengan 209 poin.
Yang jadi bintang sesungguhnya di Silverstone justru Raúl Fernández dari SuperFile Trackhouse MotoGP Team. Ia memimpin balapan sejak lampu start mati sampai chequered flag dikibarkan, tidak tergoyahkan oleh Martín maupun Bezzecchi yang mengejar dari belakang.
Kemenangan Fernández ini punya arti khusus buat Aprilia. Selain jadi lockout Grand Prix ketiga mereka musim ini setelah Le Mans dan Assen, hasil di Silverstone juga menandai kemenangan ketujuh Aprilia di MotoGP tahun ini dan yang ke-15 di kelas premier sepanjang sejarah mereka. Lebih dari itu, kemenangan Fernández membuat seluruh rider Aprilia di grid kini sudah pernah merasakan podium tertinggi musim ini, sebuah pencapaian yang jarang terjadi.

Total, Aprilia kini sudah mengoleksi 309 kemenangan World Championship sepanjang sejarahnya. Tiga posisi teratas klasemen pembalap pun masih dikuasai rider-rider mereka, dengan Martín memimpin diikuti Bezzecchi dan Ai Ogura.

Martín sendiri mengaku senang dengan pace timnya akhir pekan ini. “Ini adalah pace yang selama ini kami cari, dan saya rasa hari ini kami berhasil keluar dari periode ketika kami sedikit kehilangan arah,” ujarnya.

Sementara Bezzecchi tidak menyembunyikan rasa bangganya atas kerja keras tim selama summer break, sampai berterima kasih secara khusus kepada Michele Colaninno yang rutin memberi dukungan lewat telepon.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyebut akhir pekan ini nyaris sempurna. Ia mengucapkan selamat kepada Fernández, Justin Marks, dan tim SuperFile Trackhouse atas kolaborasi mereka mengembangkan proyek MotoGP Aprilia. Rivola juga menyoroti performa Martín yang tampil nyaman dan percaya diri, serta apresiasi khusus untuk Bezzecchi yang mampu tampil di luar ekspektasi. Ia pun mengingatkan bahwa balapan berikutnya akan berlangsung di teritori Marc Márquez, namun timnya bertekad tetap kompetitif di sana. ![]()
