GAZOO Racing resmi meluncurkan GR KART di Jepang pada 10 September 2026. Kart satu penumpang ini menggunakan mesin 215 cc dan dirancang sebagai kendaraan untuk closed course, dengan konsep yang memungkinkan anak-anak, keluarga, maupun pemula mulai mengenal aktivitas karting tanpa harus berhadapan dengan banyak kebutuhan teknis sejak awal.

GR KART memiliki panjang 1.820 mm, lebar 1.160 mm, wheelbase 1.045 mm, dan bobot 83 kg. Harganya ditetapkan 385.000 yen termasuk pajak konsumsi Jepang. Selain spesifikasi tersebut, Toyota menempatkan sejumlah fitur pada kendaraan ini untuk menyederhanakan transportasi, penyimpanan, pengoperasian, perawatan, hingga akses ke lintasan.

Berikut 13 hal yang perlu diketahui mengenai GR KART:

1. Harga 385.000 yen
Toyota menetapkan harga GR KART sebesar 385.000 yen termasuk pajak konsumsi Jepang. Jika dikonversikan secara kasar, nilainya berada di kisaran Rp 40 jutaan, tetapi angka tersebut bukan harga resmi untuk pasar Indonesia. Dengan harga tersebut, GR KART ditempatkan sebagai kart yang dapat menjadi titik awal bagi pengguna yang ingin masuk ke aktivitas karting tanpa langsung menggunakan kendaraan dengan spesifikasi kompetisi yang lebih kompleks.

2. Masuk ke Bagasi Toyota Voxy 
GR KART dapat dimasukkan ke ruang bagasi minivan seperti Toyota Voxy (Noah) tanpa perlu membongkar kendaraan. Ukuran GR KART menjadi bagian dari perancangannya. Dengan demikian, pengguna dapat membawa kart menggunakan kendaraan keluarga yang sudah dimiliki, tanpa harus menyediakan trailer atau kendaraan transporter khusus.

3. Bisa Disimpan Dalam Posisi Berdiri
GR KART dapat disimpan secara vertikal. Untuk mendukung posisi tersebut, Toyota menggunakan engine-oil catch tank, diaphragm carburetor tanpa float chamber, serta pengaturan lubang pengisian bahan bakar yang mempertimbangkan posisi penyimpanan. Konfigurasi tersebut memungkinkan kart disimpan berdiri tanpa harus menguras bensin dan oli terlebih dahulu. Cara ini juga mengurangi kebutuhan ruang ketika GR KART tidak digunakan.

4. Posisi Mengemudi Dapat Disesuaikan untuk Tinggi 135–185 Cm
GR KART dirancang untuk digunakan oleh pengemudi dengan tinggi badan 135 cm hingga 185 cm. Posisi pedal dapat digeser, sementara steering wheel dapat dimiringkan sesuai kebutuhan pengemudi. Penyesuaian pedal dan steering wheel dilakukan melalui mekanisme satu sentuhan. Toyota juga menyediakan weight box dengan kapasitas ballast hingga 15 kg. Komponen ini dapat digunakan untuk menyesuaikan bobot kendaraan sekaligus menjadi tempat pemasangan transponder.

5. Belt Drive Menggantikan Rantai
Sistem penggerak GR KART menggunakan belt drive. Toyota tidak menggunakan rantai yang membutuhkan chain oil dalam pengoperasiannya. Sistem belt tersebut dilengkapi automatic tensioner sehingga ketegangan belt tidak perlu disetel secara berkala. Konfigurasi ini mengurangi pekerjaan perawatan pada sistem penggerak.

6. Baterai Terintegrasi Mengisi Saat Mesin Bekerja
GR KART menggunakan baterai built-in dengan sistem pengisian yang berlangsung ketika mesin bekerja. Pengguna tidak perlu melepas baterai dari kendaraan untuk melakukan pengisian secara terpisah. Sistem tersebut membuat persiapan kendaraan sebelum digunakan menjadi lebih sederhana karena baterai sudah menjadi bagian dari kendaraan.

7. Karburator Diaphragm untuk Menghadapi Lateral G-Force
Mesin 215 cc menggunakan diaphragm carburetor yang dikembangkan untuk mesin empat langkah. Berbeda dari karburator dengan float chamber, sistem ini tidak menggunakan ruang pelampung. Konstruksi tersebut mengurangi pengaruh perubahan level bahan bakar ketika kendaraan menerima gaya lateral saat menikung. GR KART juga dilengkapi primer pump yang digunakan untuk menarik bahan bakar menuju karburator sebelum mesin dinyalakan.

8. Rear Axle Shaft Menggunakan Stainless Steel
Toyota menggunakan rear axle shaft berbahan stainless steel untuk meningkatkan ketahanan terhadap karat. Pada fuel tank, jalur bahan bakar juga menggunakan material logam untuk mengurangi degradasi akibat paparan bensin. Komponen tersebut dipilih untuk penggunaan kart dalam jangka panjang, terutama pada bagian yang berhubungan langsung dengan sistem penggerak dan bahan bakar.

9. Bumper dan Throttle Cable Mendapat Perhatian Khusus
Bumper GR KART dirancang untuk membantu mencegah kart lain naik ke atas ban belakang ketika terjadi benturan. Pada rear hub terdapat stopper pins untuk mencegah kemungkinan hub belakang terlepas. Bagian atas kursi juga memiliki area yang dapat digunakan sebagai pegangan saat pengemudi naik atau turun dari kart, sekaligus membantu melindungi tangan dari muffler yang panas. Toyota juga mengubah metode pemasangan throttle cable untuk mencegah throttle tertahan dalam posisi terbuka.

10. Diproduksi di GR KART Workshop Aichi
GR KART merupakan produk yang oleh Toyota disebut sebagai “carmaker-made kart”. Produksinya dilakukan di GR KART Workshop di Gamagori, Aichi, Jepang. Workshop tersebut menggunakan pendekatan Toyota Production System dengan skala produksi yang relatif kecil. Toyota menyebut kondisi ini memungkinkan tim melakukan eksperimen, menguji teknologi, serta merespons masalah produksi dengan lebih cepat.

11. Tersedia Jaringan Kart Track dan GR Garage
Saat GR KART diluncurkan, Toyota mencatat terdapat 36 kart track di Jepang dan tujuh GR Garage yang menjadi lokasi penjualan. GR KART hanya dapat digunakan di closed course dan tidak dirancang untuk penggunaan di jalan umum. Karena itu, keberadaan jaringan lintasan menjadi bagian penting dari ekosistem penggunaannya.

12. Pengguna Mendapatkan GR App dan Driver’s Passport
Toyota menyediakan GR app untuk GR KART yang berisi informasi kendaraan serta materi pembelajaran bagi pengguna. Pemilik juga dapat mendaftarkan dan mengelola driver’s passport. Dokumen digital tersebut menjadi bukti kelayakan untuk melakukan sports driving menggunakan GR KART di participating kart tracks. Toyota menyebut driver’s passport dapat digunakan di track yang menerimanya tanpa perlu memperoleh lisensi kart track secara terpisah. Penerimaan passport tetap perlu dikonfirmasi kepada masing-masing track. Untuk mengikuti SL Kart Meeting GR KART, pengguna tetap membutuhkan dedicated license.

13. Dibuat untuk Closed Course dan Kompetisi
GR KART bukan kendaraan jalan raya. Penggunaannya dibatasi untuk closed course dan kompetisi. Kart ini tidak dapat diregistrasikan sebagai kendaraan jalan raya, tidak dapat memperoleh pelat nomor, dan tidak dapat digunakan di jalan umum, termasuk area parkir. Dengan mesin 215 cc, bobot 83 kg, dimensi kompak, serta berbagai fitur yang mendukung transportasi, penyimpanan, penyesuaian posisi mengemudi dan pengoperasian, GR KART ditempatkan Toyota sebagai kendaraan untuk memulai aktivitas motorsport dari lintasan karting.