Ngomongin soal motor anak muda, urusannya sekarang nggak nggak sekadar desain atau harga. Motor juga harus punya tempat di gaya hidup penggunanya.

Merespon hal tersebut, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menggelar Fazzio Youth Festival 2026, yang tahun ini nggak cuma membawa kompetisi dan panggung hiburan, tapi ikut masuk ke lingkungan sekolah dan komunitas anak muda.

Rangkaian festival ini sudah dimulai sejak Juli dengan mengunjungi puluhan SMA di lima kota penyelenggara. Menariknya, kegiatan tersebut nggak cuma berhenti di aktivitas promosi. Beberapa sekolah yang beruntung juga mendapat pembaruan lapangan dengan tema Fazzio, sementara acara puncaknya dibuat gratis dan diisi kompetisi basket, futsal, dance, e-sport sampai pemilihan Bro & Sis sebagai duta sekolah.

Setelah membuka rangkaian di Surakarta pada 22 Agustus, giliran Bandung dan Bali yang kebagian panggung. Di Bandung, Yamaha bahkan membawa Zee Asadel ke SMAN 21 Bandung sehari sebelum acara utama. Datang menggunakan Fazzio warna ungu, Zee nggak cuma menjalani sesi meet and greet, tapi juga ikut belajar tari jaipong dan mengenal budaya Sunda bersama para siswa dan guru.

Cerita kemudian berlanjut ke acara puncak. Zee kembali hadir dan ikut seru-seruan bersama Yamaha Youth Community atau Y2C. Panggung Bandung juga diisi Biru Baru dan White Chorus, ditambah dua member JKT48 yang menyapa pengunjung. Format seperti ini membuat Fazzio Youth Festival terasa lebih dekat dengan festival anak muda ketimbang acara otomotif yang isinya sekadar display motor.

Di Bali, pendekatannya sedikit berbeda. GOR Liga Bali berubah menjadi tempat berkumpul ribuan Gen Z yang datang membawa nama sekolah masing-masing. Kompetisi membuat tribun dipenuhi supporter, sementara JKT48 dan Janggar Band mengisi bagian hiburan. Di tengah suasana tersebut, Yamaha sekaligus membawa Fazzio Special Edition Sunset Blue untuk diperkenalkan dan dicoba langsung oleh pengunjung.

Aktivitas di Bali juga nggak berhenti di venue. Dua sekolah, yakni SMAN 2 Denpasar dan SMAN 9 Denpasar, sebelumnya mendapat kunjungan Yamaha dan pembaruan lapangan dengan tema Fazzio Special Edition Sunset Blue. Pola seperti ini membuat keberadaan Fazzio nggak cuma muncul saat acara berlangsung, tapi sudah lebih dulu masuk ke ruang yang sehari-hari dipakai para pelajar.

Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, mengatakan Fazzio Youth Festival memang diarahkan sebagai ruang bagi anak muda untuk menunjukkan bakat, keterampilan dan gaya mereka. “Dari tahun ke tahun, Fazzio Youth Festival selalu menjadi salah satu acara yang ditunggu-tunggu oleh para anak muda karena ini merupakan sebuah ajang bagi mereka yang berani untuk menunjukkan bakat dan keterampilannya serta mengekspresikan gayanya,” ujar Rifki.

Di sisi produk, Yamaha memosisikan Fazzio Hybrid sebagai semacam white canvas yang bisa dimodifikasi dan disesuaikan dengan karakter pemiliknya. Fazzio masuk keluarga Classy Yamaha bersama Grand Filano Hybrid, dibekali mesin Blue Core Hybrid 125 cc, tangki 5,1 liter dan konsumsi yang diklaim mencapai 58 km/l berdasarkan pengujian World Motorcycle Test Cycle atau WMTC. Ada juga Smart Key System dan pilihan varian yang cukup lebar.

Untuk Fazzio Special Edition Sunset Blue, Yamaha mematok harga rekomendasi OTR Jakarta Rp 23.150.000 dan menjualnya dalam jumlah terbatas. Di atasnya ada Fazzio Special Edition Starry Night Rp 25.250.000, Hybrid Lux Rp 25.095.000, Hybrid Neo Rp 24.405.000 dan Hybrid Rp 22.820.000.

Steven Sebastian, siswa SMAN 9 Bandung sekaligus juara pertama basket Fazzio Youth Festival Bandung 2026, mengaku tertarik dengan Fazzio karena dianggap irit dan mudah dimodifikasi. “Jujur saya juga cukup tertarik dengan motor Fazzio ini karena banyak yang bilang motornya itu irit dan gampang dimodif jadi kepengen beli apalagi ada warna Special Editionnya yang baru diluncurin tadi,” ujarnya.