All-New Subaru Outback generasi ketujuh membawa perubahan pada beberapa bagian penting, mulai dari desain eksterior, konstruksi kabin, perangkat kenyamanan, pilihan mesin, hingga sistem keselamatan. Karakter Outback sebagai kendaraan dengan kemampuan penggerak Symmetrical AWD tetap dipertahankan, sementara perhatian lebih besar diberikan pada kualitas perjalanan di dalam kabin. Ini mobil kayak toserba, toko serba ada!

Dari luar, Outback generasi terbaru memiliki postur yang lebih tegak dan kokoh. Desain ini memberikan visibilitas yang lebih luas sekaligus memperkuat karakter SUV. Flat roofline tetap dipertahankan, dengan bentuk atap yang membantu menyediakan headroom serta ruang kargo. Mual-pusing-limbung tak akan muncul sama sekali jika berada dalam kabinnya.

Fasia depan tampil dengan grille yang lebih dominan, mempertegas wajah Outback yang kini terlihat lebih kokoh. Di balik desain tersebut, Subaru menyematkan Steering Responsive Headlights (SRH), sistem pencahayaan yang mengarahkan sorotan lampu mengikuti arah kendaraan saat menikung. Fitur ini membuat pencahayaan di depan tidak hanya menjadi bagian dari tampilan, tetapi juga membantu pengemudi melihat area yang akan dilalui ketika berkendara pada malam hari.

Sedangkan soal warna, tersedia lima pilihan, yakni Crystal White Pearl, Crystal Black Silica, Brilliant Bronze Metallic, River Rock Pearl, dan Deep Emerald Pearl. Crystal White Pearl dan Crystal Black Silica menawarkan karakter yang lebih aman, sedangkan Brilliant Bronze Metallic memberikan tampilan yang lebih berani. River Rock Pearl dan Deep Emerald Pearl berada pada pilihan warna yang lebih understated, dengan karakter yang bisa terlihat berbeda mengikuti kondisi cahaya.

Masuk ke kabin, perhatian Subaru cukup jelas terlihat dari pengembangan NVH atau Noise, Vibration, Harshness. Material peredam suara ditingkatkan dan tingkat NVH disebut dapat ditekan hingga 10 persen dibandingkan sebelumnya. NVH sendiri mencakup suara yang masuk ke kabin, getaran yang diteruskan ke bodi dan tempat duduk, serta rasa kasar yang muncul dari interaksi kendaraan dengan permukaan jalan.

Pengurangan NVH menjadi penting untuk karakter Outback yang digunakan dalam perjalanan jauh. Suara ban, suara angin, getaran dari permukaan jalan, maupun suara dari sistem penggerak yang terus terdengar selama berjam-jam dapat menambah beban perjalanan. Dengan pengendalian NVH yang lebih baik, kabin menjadi lingkungan yang lebih tenang untuk pengemudi dan penumpang.

Jok menjadi bagian lain yang mendapat perhatian cukup serius. Outback menggunakan Luxury Nappa Leather dengan ventilated seats. Namun, Subaru juga menggunakan konsep ergonomic medical seats yang memperhatikan posisi tubuh ketika pengemudi dan penumpang duduk dalam waktu lama.

Pendekatan tersebut tidak sekadar berbicara mengenai jenis material. Desain jok berkaitan dengan bagaimana tubuh mendapatkan dukungan dan mempertahankan posisi duduk selama perjalanan. Pada rute panjang, posisi tubuh yang lebih terjaga dapat membantu mengurangi tekanan pada area tertentu dan memperlambat munculnya rasa lelah.

Ventilated seats bekerja pada aspek kenyamanan termal permukaan jok, sedangkan Luxury Nappa Leather memberikan karakter material pada interior. Sementara itu, pendekatan ergonomic medical seats berfokus pada posisi dan dukungan tubuh. Ketiga aspek tersebut memiliki fungsi berbeda, tetapi berada pada area yang sama: menjaga kenyamanan ketika Outback digunakan dalam waktu lama.

Kenyamanan kabin kemudian dilengkapi Harman Kardon Premium Car Entertainment System dengan 13 speaker dan power amplifier. Informasi berkendara ditampilkan melalui digital instrument cluster 12,3 inci, sementara kebutuhan infotainment mengandalkan layar 12,1 inci.

Sementara itu, pada sektor mesin, Outback memiliki dua pilihan powertrain berbasis Subaru Boxer Engine. Pilihannya adalah mesin 2.5-liter naturally aspirated dan 2.4-liter turbocharged. Keduanya menggunakan konfigurasi boxer dengan posisi silinder yang berlawanan secara horizontal, salah satu ciri teknis utama Subaru. Untuk generasi terbaru ini, kedua mesin tersebut dipadukan dengan Lineartronic CVT dan Symmetrical AWD sebagai satu kesatuan sistem penggerak.

Symmetrical AWD bukan sekadar sistem yang menyalurkan tenaga ke empat roda. Subaru menempatkan mesin Boxer dan sistem penggerak AWD secara simetris terhadap garis tengah kendaraan. Konfigurasi tersebut menjadi bagian dari rancangan untuk menjaga keseimbangan kendaraan sekaligus mendukung stabilitas ketika mobil bergerak.

Penggerak empat roda membuat keempat roda memiliki peran dalam meneruskan tenaga ke permukaan jalan. Ketika kondisi permukaan berubah, seperti jalan basah atau permukaan dengan tingkat grip berbeda, sistem penggerak tidak hanya mengandalkan sepasang roda untuk mempertahankan traksi.

Di sinilah karakter Symmetrical AWD bertemu dengan fungsi Outback sebagai kendaraan yang tidak hanya digunakan di jalan aspal mulus. Tanjakan, permukaan basah, perubahan kontur, hingga jalan dengan grip yang tidak seragam membutuhkan kemampuan traksi yang konsisten. Ground clearance 220 mm kemudian memberikan ruang bebas yang cukup ketika kendaraan melewati permukaan jalan dengan kontur lebih beragam.

Lineartronic CVT menjadi bagian lain dari sistem tersebut. Transmisi ini menggunakan perubahan rasio secara kontinu untuk menyesuaikan penyaluran tenaga dengan kebutuhan berkendara. Pada Outback, Lineartronic CVT bekerja bersama mesin Boxer dan Symmetrical AWD sehingga respons mesin, transmisi, dan penggerak menjadi satu rangkaian.

Untuk keselamatan, Outback menggunakan Subaru Global Platform (SGP) sebagai bagian dari penerapan Subaru 4-Layer Safety. Konsep tersebut mencakup primary safety, active safety, preventive safety, dan passive safety. Primary safety mencakup wide visibility dan ergonomic medical seats. Pada active safety terdapat Driver Monitoring System dengan Posture Impairment Warning, Symmetrical AWD, serta Vehicle Dynamic Control System untuk membantu menjaga kondisi pengemudi dan kestabilan kendaraan.

Subaru EyeSight generasi terbaru menangani lapisan preventive safety. Sistem ini mencakup Pre-Collision Braking, Adaptive Cruise Control, Lane Centering, Lane Departure Prevention, Emergency Stop Assist, Emergency Pre-Collision Steering, Pre-Collision Throttle Management, Preceding Vehicle Adaptive Steering Control, Lane Sway Warning, dan Lead Vehicle Start Alert. Untuk perlindungan pasif, Outback dibekali Subaru Global Platform, sembilan airbag termasuk far side airbag, collapsible engine, serta side impact beam. Struktur dan perangkat tersebut bekerja ketika kecelakaan tidak lagi dapat dihindari.

Outback generasi ketujuh juga telah memperoleh predikat 2026 IIHS TOP SAFETY PICK+. Sementara dari sisi karakter berkendara, kombinasi mesin Boxer, Lineartronic CVT, Symmetrical AWD, dan ground clearance 220 mm menjadi konfigurasi utama yang membedakannya dari SUV yang hanya berorientasi pada penggunaan jalan aspal.