Parkir di tempat sempit kadang lebih bikin keringat dingin daripada jalanan macet. Terutama buat pengemudi pemula.

Apalagi kalau celah parkirnya cuma sedikit lebih lebar dari bodi mobil. Salah ambil posisi di awal, mobil bisa terlalu dekat dengan kendaraan sebelah. Begitu mundur, setir diputar terlalu banyak dan bagian depan malah mendekati mobil lain.

Situasi seperti ini sebenarnya tidak selalu butuh teknik parkir yang rumit. Justru banyak masalah muncul karena pengemudi terlalu cepat mengambil keputusan. Suzuki menyarankan beberapa hal dasar yang bisa diperhatikan ketika harus memasukkan mobil ke ruang parkir terbatas.

Pertama, jangan langsung mundur sebelum posisi awal mobil benar. Pastikan masih ada ruang gerak untuk bagian depan ketika setir mulai diputar. Jarak dengan mobil di kanan dan kiri juga perlu diperhatikan dari spion sebelum kendaraan bergerak.

Setelah itu, mulai mundur secara perlahan sambil mengatur putaran kemudi sedikit demi sedikit. Kecepatan rendah membuat pengemudi punya waktu untuk melihat perubahan posisi mobil. Kendaraan di sebelah, garis parkir atau tepi jalan bisa dijadikan patokan. Yang sering terlupakan, bagian depan mobil juga ikut bergeser ketika setir diputar.

“Parkir pada tempat sulit sebenarnya dapat dilakukan dengan lebih mudah ketika pengemudi memahami posisi kendaraan dan melakukan setiap manuver secara bertahap. Jangan terburu-buru memutar kemudi atau mengandalkan satu sudut pandang saja,” ujar Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales.

Kalau bagian belakang mobil sudah mulai masuk, perhatian berikutnya ada di jarak dengan objek di belakang. Rear Parking Sensor bisa membantu memberikan peringatan ketika mendeteksi objek, terutama saat ruang yang tersisa semakin tipis. Tapi bunyi sensor tetap bukan alasan untuk berhenti melihat spion dan kondisi sekitar secara langsung.

Pada Suzuki XL7 New Alpha Hybrid, pengemudi juga dibantu 360° View Camera. Tampilan dari beberapa sisi bisa dipakai untuk membaca posisi mobil terhadap kendaraan lain, marka parkir maupun trotoar. Area yang sulit terlihat dari spion juga bisa terbantu oleh tampilan kamera ini.

Satu hal lagi yang sering bikin parkir malah tambah susah adalah memaksakan mobil harus langsung lurus dalam sekali gerakan. Kalau posisi belum pas, tidak masalah untuk maju atau mundur lagi kemudian melakukan koreksi. Suzuki justru menyarankan penyesuaian dilakukan perlahan sampai jaraknya lebih ideal.

“Fitur kendaraan dapat membantu memberikan sudut pandang dan informasi tambahan ketika pengemudi bermanuver. Namun, prinsip utamanya tetap sama, yaitu lakukan secara perlahan, jaga konsentrasi, serta pastikan kondisi di depan, belakang, maupun sisi kendaraan aman,” kata Hariadi.