Seri penutup Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, berakhir manis buat Honda Racing Indonesia (HRI). Tim ini membawa pulang lima gelar juara nasional balap turing, terdiri dari tiga gelar pembalap dan dua gelar tim di kelas berbeda.
Semuanya dipastikan di putaran kelima dan keenam yang berlangsung 17-18 Oktober 2026. Dua putaran terakhir itu jadi arena buat menutup hitungan poin sepanjang musim.
Nama yang paling menarik dibahas justru yang baru bergabung. Ananda Zayn Neymar meraih gelar juara nasional kelas ITCR 1.500 Non Seeded lewat HRI Team Management, padahal debutnya bersama tim baru dimulai di putaran ketiga dan keempat.

Dengan Honda City Hatchback RS, Neymar menang di kedua putaran itu. Gelar di musim debut ini disebut jadi pencapaian penting buat pengembangan talenta baru Honda di ajang balap nasional.
Satu kelas dengannya, ada Rachel Cia yang juga memakai Honda City Hatchback RS dan mengumpulkan 12 poin musim ini. Rachel lebih dulu dikenal lewat dunia drifting sebelum menjajal balap turing bersama HRI Team Management.

Di sisi lain garasi, Avila Bahar juara nasional kelas Indonesia Touring Car Race (ITCR) 1.200 bersama Honda Brio RS. Ia sempat naik podium kedua di putaran ketiga dan podium ketiga di putaran keempat, hasil yang jadi modal sebelum masuk seri penutup.
Rekan satu timnya, Andri Abirezky, mengumpulkan 90 poin sepanjang musim. Poin itu membuat HRI keluar sebagai tim dengan poin tertinggi di kelas ITCR 1.200.
Di kelas Indonesia Super Touring Car Race (ISTCR) 3.600, Alvin Bahar mengamankan gelar juara nasional dengan Honda Civic Type R FL5. Pengalamannya yang panjang di dunia balap ikut mewarnai performa kompetitif yang ia jaga sepanjang MFoS 2026.
Alvin sendiri menjabat Direktur sekaligus pembalap HRI. Ia berbicara soal kelima gelar ini dari dua sisi sekaligus.
“Lima gelar yang kami raih merupakan hasil dari konsistensi performa seluruh tim sepanjang musim, mulai dari persiapan kendaraan, strategi balap, hingga kerja sama para pembalap dan kru di setiap putaran. Kami juga melihat perkembangan yang sangat positif dari para pembalap muda melalui HRI Team Management,” kata Alvin.
Menurut Alvin, gelar Neymar dan kemajuan Rachel menunjukkan proses regenerasi berjalan dengan baik. Ke depan, tim akan menjaga daya saing sambil memberi kesempatan dan pendampingan agar talenta muda bisa berkembang dan melanjutkan prestasi Honda di balap nasional.
Dari sisi pabrikan, Masanao Kataoka, President Director PT Honda Prospect Motor, menyebut raihan ini membanggakan dan mencerminkan karakter Honda. “Bagi Honda, dunia balap bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mengembangkan teknologi, sumber daya manusia, dan budaya motorsport,” ujarnya.
Kataoka menambahkan bahwa Honda berkomitmen terus berkontribusi pada perkembangan balap nasional dan menghadirkan kegembiraan berkendara kepada lebih banyak orang. Pernyataan itu ia sampaikan lewat semangat menantang dan kerja sama yang kuat.

Hasil di Mandalika kali ini melanjutkan capaian MFoS 2025, ketika HRI juga mengantongi lima gelar. Honda sebelumnya juga menyapu gelar juara di kelas yang sama.
Lewat Honda Brio RS, Civic Type R, dan City Hatchback RS, Honda memakai lintasan sebagai tempat menguji karakter engineering dan performa kendaraannya. Di waktu yang sama, HRI Team Management dipakai untuk membina pembalap generasi berikutnya di motorsport Indonesia. ![]()
