Di tengah tren mobil listrik yang banyak mengandalkan bentuk sedan dan SUV, DANZA Z9 GT datang dengan pendekatan berbeda. Pendatang baru ini mengusung bentuk shooting brake, perpaduan karakter grand tourer berukuran besar dengan siluet bodi yang lebih rendah dan atletis.
Bahasa desain Z9 GT lahir dari pemikiran Wolfgang Egger, Design Director BYD Company Limited. Ia mencoba mempertemukan warisan kemewahan desain Eropa dengan karakter teknologi progresif yang menjadi identitas kendaraan listrik modern.
Pendekatan tersebut terlihat dari proporsi bodinya. Z9 GT memiliki panjang 5.180 mm dengan jarak sumbu roda mencapai 3.125 mm. Dimensi ini memberikan fondasi visual yang besar, sementara garis atap yang mengalir dan garis bahu tegas membangun kesan sporty.
DANZA menyebut desain Z9 GT sebagai perpaduan impresi gagah grand tourer segmen-D berukuran penuh dengan keanggunan siluet low-slung. Artinya, mobil ini tidak hanya ingin terlihat mewah karena dimensinya, tetapi juga memiliki gestur atletis yang tetap terasa meski sedang dalam posisi diam.

Bagi Wolfgang Egger, desain dan rekayasa teknik bukan dua hal yang harus berjalan sendiri-sendiri. Keduanya justru dirancang sebagai satu kesatuan untuk menerjemahkan filosofi Technology Drives Elegance yang diusung DANZA.
Karakter personalisasi juga berlanjut melalui delapan pilihan warna eksterior. Konsumen bisa memilih Fjord Green, Rime Gold, Matte Shadow Black, Porcelain Blue, Obsidian Black, Winter Green, Matte Copper, hingga Snow White.
Pilihan tersebut mencakup warna metalik maupun lapisan matte. Rime Gold dan Porcelain Blue menawarkan karakter metalik, sementara Matte Shadow Black dan Matte Copper memberikan tampilan satin matte yang lebih eksklusif.
DANZA menyebut seluruh pilihan warna tersebut merupakan personalisasi bawaan pabrik. Pendekatan ini diklaim dapat menjaga integritas struktur bodi, daya tahan jangka panjang, serta kualitas lapisan cat kendaraan. ![]()
