“In this economy”. Dua kata itu belakangan sering lewat di linimasa. Biasanya muncul sebagai candaan ketika urusan dompet harus dipikir lebih matang.

Obrolan lalu bergeser ke downgrade lifestyle. Salah satu bentuknya adalah menurunkan kelas mobil harian demi menekan pengeluaran.

Auto2000 menilai langkah itu perlu ditimbang lagi. Marketing Div Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, menyampaikannya lewat keterangan tertulis.

“Tentu kita semua menghargai adanya beragam respons AutoFamily dalam menyikapi kondisi saat ini. Namun AutoFamily perlu untuk mempertimbangkan beberapa faktor sebelum mengambil keputusan, khususnya terkait urusan mobilitas, karena menyangkut kenyamanan, keamanan, dan juga keselamatan saat berkegiatan sehari-hari,” tutur Nur.

Artinya, hemat belum tentu berarti pindah ke mobil kelas bawah. Yang perlu dihitung adalah biaya kepemilikan secara utuh, mulai dari konsumsi BBM, servis berkala, sampai kemudahan menjangkau layanan purnajual.

Sebagai dealer resmi Toyota di Indonesia, Auto2000 membawa semangat “Life is easy with Auto2000”. Mereka ingin jadi dealer yang Dekat, Nyaman, dan Lengkap.

Mari mulai dari BBM. Pertamax di Jabodetabek bertahan di Rp 15.950 per liter per 1 November 2026, di tengah harga minyak dunia yang menembus USD100 per barel.

Di titik ini Auto2000 menyodorkan Toyota Veloz Hybrid EV. Mobil ini bagian dari lini Toyota yang sudah mengusung elektrifikasi dengan konsumsi BBM efisien.

Dalam pengujian yang dilakukan GridOto, Veloz Hybrid mencatat 28,9 km per liter di rute dalam kota. Di rute kombinasi dengan kecepatan rata-rata 50 km per jam, angkanya naik sampai 35,5 km per liter.

Veloz bensin pada uji GridOto di rute dalam kota tercatat 15,1 km per liter.

Kalau dihitung kasar untuk 1.000 km dengan harga Pertamax tadi, Veloz bensin butuh sekitar 66 liter atau Rp 1,06 juta. Veloz Hybrid cukup sekitar 35 liter atau Rp552 ribu.

Selisihnya sekitar Rp 500 ribu per 1.000 km. Itu hitungan di atas kertas dari angka uji, hasil di jalan tetap bergantung pada kondisi dan gaya berkendara.

Soal harga, Veloz Hybrid dijual mulai Rp 303 juta OTR Jabodetabek untuk tipe V. Tipe tertinggi Q Modellista TSS dibanderol mula Rp 385 juta.

Menurut Auto2000, Veloz HEV unggul di kualitas, durabilitas, dan keandalan untuk berbagai kondisi. Fiturnya juga disebut sesuai karakter masyarakat Indonesia.

Biaya BBM hanya satu pos. Pos berikutnya adalah perawatan, dan di sini Auto2000 punya T-CARE.

Program ini membebaskan biaya jasa servis berkala dan suku cadang untuk 7 kali servis selama 3 tahun atau 60.000 km. Ada juga Extended Warranty 1 tahun atau 20.000 km, mana yang tercapai lebih dulu.

Baru-baru ini Auto2000 meluncurkan T-CARE XTRA Warranty. Garansi tambahan maksimal 2 tahun atau 40.000 km, mana yang tercapai lebih dulu, berlaku jika konsumen rutin servis berkala di bengkel resmi setelah T-CARE berakhir (syarat dan ketentuan berlaku).

Dengan begitu biaya perawatan bisa ditekan tanpa mengganggu pos bulanan lain. Auto2000 menyebut kekhawatiran soal biaya komponen hybrid seperti baterai dan motor listrik juga ikut berkurang.

Urusan purnajual dibuat lebih dekat. Konsumen bisa datang ke cabang atau memakai layanan Auto2000 Home Service (THS) dengan booking lewat Digiroom.

Auto2000 menyebut konsumen tidak perlu khawatir soal akses perawatan di mana pun berada, sehingga biaya operasional bisa ditekan.

Bagi yang memang berencana ganti mobil, tersedia layanan tukar tambah. Misalnya dari mobil ICE ke hybrid Toyota, bisa langsung konsultasi ke Account Executive cabang Auto2000.

Transaksi juga dilakukan satu pintu di dalam ekosistem Auto2000.