Setelah tampil dominan sejak sesi practice hingga qualifying race pada Sabtu (16/5/2026), Ducati MX Team Indonesia terlihat menjadi tim yang paling siap di Putaran 2 Kejurnas Motocross 2026 di Sirkuit Kelana Sakti, Jawa Tengah.
Balapan yang berlangsung pada Minggu (17/5/2026) awalnya berjalan sesuai skenario. Diva Ismayana langsung tampil agresif di race pertama. Begitu mengambil posisi terdepan di lap pembuka, ritmenya langsung sulit disentuh pembalap lain. Ia tidak sekadar memimpin, tapi perlahan menjauh dan mengontrol balapan tanpa tekanan berarti hingga finis pertama.

Di sisi lain, Hilman Maksum justru membuka race dengan situasi yang jauh dari ideal. Baru beberapa saat start berlangsung, dirinya terlibat senggolan dengan pembalap lain hingga keluar lintasan dan tercecer ke posisi paling belakang. Situasi itu memaksanya melakukan recovery race sejak lap awal.
Alih-alih menyerah, Hilman justru mulai memperlihatkan konsistensi lap demi lap. Ia perlahan memotong jarak, menyalip satu per satu rival, hingga akhirnya berhasil naik ke posisi tiga saat bendera finis dikibarkan. Podium ganda Ducati pun tercipta di race pertama.

Adapun race kedua berjalan dengan dinamika berbeda. Diva kembali tampil cepat dan berada di kelompok depan, namun balapan berubah rumit ketika motornya mengalami kendala teknis. Ia harus dua kali masuk pit untuk melakukan perbaikan, kehilangan banyak waktu, sekaligus keluar dari perebutan posisi terdepan.

Meski begitu, Diva tetap melanjutkan balapan dan berhasil menyelamatkan podium ketiga. Di saat bersamaan, Hilman tampil lebih rapi dan konsisten sepanjang race kedua. Minim kesalahan dan mampu menjaga pace stabil, ia sukses finis di posisi dua. Menariknya, ini menjadi kali pertama Hilman mampu finis di depan rekan setimnya sendiri musim ini.

Hasil gabungan dua race membuat Diva Ismayana menutup putaran kedua Kejurnas Motocross 2026 di posisi runner-up overall dengan total 45 poin. Tepat di belakangnya, Hilman Maksum mengoleksi 42 poin dan finis ketiga overall.
“Pada race pertama, saya menjalani balapan dengan sempurna. Berhasil lepas dari rival dan membuat jarak yang lumayan jauh. Kondisi fisik saya pasca cedera juga sudah hampir 100 persen pulih. Sayangnya di race kedua saya mengalami kendala teknis di motor yang mengharuskan saya keluar-masuk pit dua kali dan membuang waktu yang banyak untuk memperbaikinya. Semoga balapan berikutnya semakin baik,” ujar Diva Ismayana.
“Saya senang bisa memberikan hasil yang konsisten di race pertama dan kedua ini. Saya merasa, kondisi fisik saya sudah lebih meningkat dibandingkan balapan-balapan sebelumnya. Hanya saja, saya perlu lebih banyak lagi untuk belajar start dengan baik, agar bisa lepas dan bisa meninggalkan traffic pembalap saat awal-awal balapan dimulai,” kata Hilman Maksum.

Team Manager Ducati MX Team Indonesia, Johny Pranata, juga mengakui hasil akhir belum sepenuhnya sesuai ekspektasi tim setelah performa impresif sehari sebelumnya.
“Secara hasil, hari ini sebenarnya belum sesuai dengan yang kami targetkan setelah performa positif di hari sebelumnya. Terutama pada race kedua, dimana Diva mengalami kendala teknis yang cukup merugikan karena harus kehilangan banyak waktu di pit area saat sedang berada dalam persaingan memperebutkan juara. Hal ini tentunya akan menjadi evaluasi untuk tim secara keseluruhan, mulai dari tim teknis hingga para pembalap, agar kedepannya tidak terulang kembali,” pungkas Johny. ![]()


