BYD mengungkapkan bahwa mereka telah memiliki lebih dari 10.500 pengguna kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) di Jawa Barat. Jumlah itu diklaim mewakili sekitar 50 persen pangsa pasar kendaraan listrik di provinsi tersebut, menjadikan Jawa Barat sebagai salah satu basis terkuat BYD di Indonesia.

Bukan hanya soal jumlah pengguna, jaringan penjualan juga terus diperluas. Saat ini BYD telah memiliki 15 showroom di berbagai wilayah Jawa Barat dan menargetkan ekspansi menjadi lebih dari 31 showroom dalam beberapa waktu ke depan. Strategi ini memperlihatkan bahwa BYD tak ingin hanya mendominasi penjualan, tetapi juga memperkuat layanan purnajual dan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik.

 

Pilihan menjadikan Bandung sebagai kota kelima penyelenggaraan BYD Tech Culture Fest pun bukan tanpa alasan. Menurut perusahaan, Jawa Barat memiliki posisi strategis karena menjadi pusat industri, perdagangan, pendidikan, ekonomi kreatif, sekaligus gerbang menuju berbagai destinasi wisata. Mobilitas masyarakat yang tinggi dinilai membuat kebutuhan terhadap kendaraan hemat energi terus meningkat.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan, mengatakan Tech Culture Fest dirancang agar masyarakat dapat mengenal teknologi kendaraan energi baru secara lebih dekat, bukan hanya melihat produknya di ruang pamer.

 

“Melalui BYD Tech Culture Fest, kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih inklusif, edukatif, dan mudah diakses, sehingga semakin banyak masyarakat dapat merasakan secara langsung bagaimana teknologi ini mampu menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih aman, efisien, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari,” ujar Luther.

Pendekatan tersebut menjadi strategi berbeda dibanding pameran otomotif pada umumnya. Pengunjung tidak hanya melihat lini produk BYD dan DENZA, tetapi juga diajak memahami teknologi seperti Blade Battery, e-Platform 3.0, hingga sistem Dual Mode (DM) melalui berbagai instalasi interaktif, test drive, dan sesi edukasi bersama product specialist.

Festival ini juga menghadirkan seluruh lini kendaraan BYD dan DENZA yang dipasarkan di Indonesia, mulai dari Dolphin, Atto 3, Seal, Sealion 7, Atto 1, BYD M6 DM, hingga DENZA D9 dan DENZA B5. Seluruh model dapat dicoba langsung melalui area test drive maupun obstacle track yang dirancang untuk menunjukkan kemampuan kendaraan dalam berbagai kondisi jalan.

Melihat agresivitas ekspansi jaringan, besarnya basis pengguna, dan upaya edukasi yang terus dilakukan, Jawa Barat tampaknya bukan lagi sekadar pasar potensial bagi BYD. Wilayah ini mulai diposisikan sebagai salah satu benteng utama perusahaan untuk mempertahankan dominasinya di tengah persaingan mobil listrik yang semakin ketat di Indonesia.