Bagi sebagian produsen otomotif, kehadiran di panggung olahraga dunia identik dengan logo di lintasan balap atau papan iklan stadion. Namun dalam beberapa tahun terakhir, pendekatan BYD terlihat berbeda. Setelah muncul sebagai mitra UEFA EURO 2024 dan UEFA European Under-21 Championship 2025, produsen kendaraan energi baru (NEV) asal Tiongkok itu kini memperluas langkahnya dengan menggandeng dua klub elite Eropa sekaligus, Paris Saint-Germain (PSG) dan Manchester City.

Langkah tersebut menandai bagaimana BYD mulai memanfaatkan sepak bola bukan hanya sebagai media promosi, tetapi sebagai bagian dari strategi memperkuat posisinya sebagai brand global di tengah ekspansi kendaraan listrik yang semakin kompetitif.

Kemitraan terbaru diumumkan melalui kerja sama berdurasi tiga tahun bersama Paris Saint-Germain. Hingga Juni 2029, BYD resmi menjadi Official Automotive Partner klub asal Prancis tersebut. Melalui kolaborasi ini, BYD dan PSG akan menghadirkan berbagai kampanye global, konten eksklusif yang melibatkan tim putra maupun putri, aktivasi bagi para pendukung, hingga pengalaman interaktif untuk komunitas penggemar di berbagai negara. Di sisi operasional, kendaraan BYD dan DENZA juga akan digunakan untuk mendukung mobilitas klub selama masa kerja sama berlangsung.

“Kami sangat bangga dapat bermitra dengan Paris Saint-Germain, sebuah klub yang telah menjadi simbol global atas prestasi, ambisi, dan inovasi. Kemitraan ini mempertemukan dua brand global yang memiliki visi yang sejalan untuk masa depan,” ujar Stella Li, Executive Vice President BYD. Sedangkan Chief Revenue Officer Paris Saint-Germain, Richard Heaselgrave, menilai kerja sama tersebut membuka peluang baru untuk menghadirkan pengalaman yang lebih kreatif dan inovatif bagi jutaan pendukung PSG di seluruh dunia.

Namun kolaborasi dengan PSG bukanlah langkah pertama BYD di sepak bola Eropa.

Pada Februari 2026, perusahaan lebih dahulu menjalin kemitraan dengan Manchester City sebagai Official Automotive Partner. Ruang lingkup kerja samanya bahkan lebih luas. Selain menyediakan kendaraan BYD dan DENZA bagi operasional klub, perusahaan juga menghadirkan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik serta sistem penyimpanan energi berbasis baterai di City Football Academy. Identitas BYD juga tampil pada berbagai aset klub, mulai dari lengan jersey latihan tim utama hingga area Etihad Stadium.

Bagi Manchester City, kemitraan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan operasional yang lebih berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi kendaraan listrik dan sistem energi baru. Jika ditarik ke belakang, pola yang dibangun BYD sebenarnya mulai terlihat. Dalam rentang sekitar dua tahun, perusahaan tersebut secara konsisten memperluas kehadirannya di ekosistem sepak bola Eropa, mulai dari UEFA EURO 2024, UEFA European Under-21 Championship 2025, Manchester City, hingga kini Paris Saint-Germain.

Strategi ini menarik karena memperlihatkan perubahan cara produsen otomotif membangun citra global. Jika dahulu sponsor olahraga identik dengan peningkatan visibilitas merek semata, kini kolaborasi juga menjadi ruang untuk memperlihatkan implementasi teknologi, mulai dari kendaraan listrik hingga ekosistem pengisian daya dan penyimpanan energi.

Pendekatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa persaingan industri kendaraan listrik tidak lagi hanya berlangsung di ruang pamer atau spesifikasi produk. Membangun kedekatan emosional dengan jutaan penggemar olahraga dunia kini menjadi bagian dari strategi yang sama pentingnya.

Melalui kemitraan dengan dua klub yang memiliki basis pendukung global, BYD memperluas eksposur mereknya di luar pasar otomotif. Bagi perusahaan, sepak bola menjadi bahasa universal untuk memperkenalkan inovasi teknologi dan mobilitas berkelanjutan kepada audiens yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar calon pembeli kendaraan listrik.

Di tengah pertumbuhan industri EV yang semakin agresif, langkah tersebut memperlihatkan bahwa kompetisi antarmerek kini tidak hanya ditentukan oleh produk yang dibangun, tetapi juga oleh cerita dan pengalaman yang mampu diciptakan di tingkat global.