Nama Farrel Rafellyno Augusto mulai jadi perbincangan di paddock Kejurnas ITCR 1200 2026. Pembalap termuda di skuad TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI) ini baru saja menutup akhir pekan balapnya di Sirkuit Mandalika, NTB, dengan dua hasil yang bikin tim sumringah. Sabtu (15/8/2026) dia finis di posisi ketiga kelas Non Seeded pada Seri ke-3, lalu sehari berikutnya langsung naik satu tingkat jadi juara di kelas yang sama pada Seri ke-4.
Selain Farrel, TGRI juga membawa Amato Rudolph yang sepanjang akhir pekan berperan ganda. Selain mengejar hasil untuk dirinya sendiri, dia juga jadi semacam penjaga jalan buat rekan setimnya yang masih ‘hijau’ di ajang balap touring nasional.
Start di Seri ke-3 langsung memperlihatkan New Agya Stylix punya modal cukup untuk bersaing di papan atas. Kedua pembalap TGRI tersebut sama-sama memulai balapan dari posisi lima besar. Amato yang lebih dulu unjuk gigi sempat merangsek ke tiga besar, tapi usahanya kandas setelah dia terlempar keluar lintasan dan harus puas kembali ke posisi empat overall saat finis dengan catatan waktu 25 menit 14,903 detik. Farrel yang bermain lebih rapi mempertahankan posisi ketiga kelas Non Seeded dengan waktu 25 menit 43,324 detik.

Formasi start yang sama terulang di Seri ke-4. Amato dan Farrel kembali berangkat dari lima besar, dan kali ini keduanya kompak menjaga ritme sepanjang 12 lap yang jadi jarak tempuh balapan. Dua lap menjelang finis situasi memanas. Farrel yang saat itu ada di posisi keempat harus menahan gempuran dua kompetitor yang sama-sama mengincar racing line miliknya, sementara Amato di belakang ikut mencari celah lewat duel bumper-to-bumper dan saling salip yang berlangsung ketat.
Jam terbang Amato di balap touring nasional akhirnya berbuah manis. Dia berhasil naik ke posisi kelima overall dengan waktu 28 menit 43,683 detik, sekaligus menjaga posisi di depan Farrel tetap aman sampai bendera finis dikibarkan. Farrel menutup akhir pekan dengan podium pertama kelas Non Seeded Seri ke-4, catatan waktunya 28 menit 42,791 detik.

“Saya sangat senang karena debut saya bersama TGRI kembali berbuah manis kali ini. Kerja keras engineer TGRI yang berhasil memaksimalkan performance New Agya Stylix, meningkatkan rasa percaya diri dari balik kemudi. Dukungan Mas Amato yang juga menjadi mentor, sanggup membuat saya berlomba dengan tenang dan lepas dari tekanan,” ujar Farrel.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Bansar Maduma turut memberi apresiasi khusus untuk performa Farrel yang tampil percaya diri di tengah persaingan seri yang menurutnya sangat kompetitif.
“Selamat kepada pembalap TGRI Farrel Rafellyno Augusto yang tampil penuh percaya diri ketika bertarung di antara para senior. Tidak gentar menghadapi serbuan pembalap lain yang sangat agresif, Farrel berhasil naik podium ke-3 seri ke-3 dan podium pertama seri ke-4 kelas Non Seeded. Kami juga mengapresiasi perjuangan Amato Rudolph yang bertahan di posisi lima besar overall meski harus menghadapi masalah teknis,” kata Bansar.

Lebih lanjut, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Hiroyuki Oide menambahkan bahwa pencapaian ini jadi bagian dari komitmen jangka panjang Toyota di ranah motorsport nasional.
“Selamat atas prestasi TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI) yang terus pushing the limit for better di tengah persaingan balap touring nasional yang sangat ketat. Perjuangan TGRI merupakan bagian dari upaya untuk mendukung kegiatan motorsport sebagai sarana pembibitan talenta lokal dan pengembangan produk-produk Toyota. Kami juga berharap partisipasi TGRI dan tim balap lain yang menggunakan Toyota, dapat menjadi masukan berharga bagi pengembangan mobil Toyota serta menyebarkan joy and excitement of GR kepada motorsport enthusiast,” ujar Oide.
Hasil di Mandalika ini menambah bekal TGRI menjaga posisi di klasemen sementara pembalap maupun tim jelang seri-seri berikutnya Kejurnas ITCR 1200 2026. ![]()
