Batam memang bukan kota yang langsung membuat orang berpikir tentang perjalanan ratusan kilometer. Tetapi ukuran sebuah kota tidak cukup dilihat dari panjang perjalanan yang ditempuh pengemudinya. Kota ini memiliki jaringan jalan yang terus berkembang dan aktivitas kendaraan yang semakin padat. Data BPS dalam Kota Batam Dalam Angka 2025 mencatat panjang jalan di Batam mencapai 1.234,62 kilometer pada 2024, naik dari 917,20 kilometer pada 2023. Data tersebut mencakup jalan yang dikelola Pemerintah Kota Batam, BP Batam, serta Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam.
Pertanyaannya kemudian menjadi menarik ketika Daihatsu membawa Rocky e-Smart Hybrid ke Batam melalui Daihatsu Kumpul Sahabat 2026. Kalau kebutuhan sebuah mobil di kota seperti Batam tidak selalu berupa perjalanan jauh, apakah teknologi hybrid masih mempunyai alasan untuk dipilih? Jawabannya tidak bisa hanya dihitung dari kilometer yang ditempuh. Mobil yang digunakan untuk perjalanan pendek pun tetap mengalami proses berulang saat berakselerasi, melambat, berhenti, kemudian kembali bergerak, terutama ketika digunakan dalam lalu lintas perkotaan.
Pola seperti itu merupakan salah satu kondisi yang dapat dimanfaatkan sistem hybrid. Ketika kendaraan melambat, energi kinetik dapat dikonversikan kembali menjadi energi listrik melalui regenerative braking dan disimpan di baterai. Ketika kendaraan kembali bergerak, motor listrik dapat memberikan dorongan tanpa seluruh kebutuhan tenaga harus langsung dipenuhi mesin bensin. Pada kondisi tertentu, mesin bensin bahkan dapat berhenti sementara dan kendaraan bergerak menggunakan tenaga listrik.
Daihatsu memperlihatkan karakter tersebut melalui pengujian Rocky Hybrid dalam program Rocky Hybrid Smart Challenge di Jakarta. Dalam kondisi stop-and-go, Daihatsu menyebut mesin bensin dapat berhenti bekerja dan kendaraan digerakkan oleh motor listrik melalui EV Mode. Pengujian tersebut dilakukan di jalanan perkotaan dengan kondisi lalu lintas nyata, bukan hanya di lintasan khusus.
Rocky e-Smart Hybrid menggunakan sistem yang berbeda dari gambaran hybrid konvensional yang selama ini cukup dikenal. Mobil ini menggunakan mesin bensin 1.2-liter WA-VEX yang berfungsi sebagai generator, sementara roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik. Motor tersebut menghasilkan tenaga maksimum 106 PS dan torsi 170 Nm, dengan baterai hybrid berkapasitas 0,74 kWh dan tegangan 177,6 volt. Karena mesin tidak menjadi penggerak roda secara langsung, sensasi akselerasinya lebih menyerupai mobil listrik, sementara keberadaan mesin bensin membuat mobil tidak bergantung pada pengisian baterai eksternal.

Konsep tersebut punya arti tersendiri untuk mobil yang digunakan sebagai kendaraan harian. Pengemudi tidak perlu mengubah kebiasaan seperti pemilik mobil listrik murni yang harus memperhitungkan lokasi pengisian daya. Rocky tetap menggunakan bensin sebagai sumber energi, tetapi proses penggerakannya memanfaatkan motor listrik. Baterai kemudian mendapatkan energi dari mesin yang bekerja sebagai generator maupun dari proses regenerative braking ketika kendaraan melambat.
Daihatsu mencatat konsumsi bahan bakar Rocky e-Smart Hybrid mencapai hingga 28 km/l berdasarkan pengujian WLTC, sementara angka 34,8 km/l berasal dari standar pengujian JC08 di Jepang. Kedua angka tersebut merupakan hasil pengujian dalam kondisi yang telah ditentukan dan bukan jaminan konsumsi yang akan selalu diperoleh setiap pengguna. Kondisi lalu lintas, kecepatan, beban, penggunaan AC, tekanan ban, serta gaya mengemudi tetap menentukan konsumsi aktual.
Yang menarik dari angka tersebut bukan semata-mata seberapa jauh Rocky bisa berjalan dengan satu liter bensin, melainkan bagaimana sistemnya dirancang untuk mengelola energi selama mobil digunakan. Pada perjalanan panjang dengan kecepatan stabil, keuntungan hybrid akan memiliki karakter berbeda dibandingkan perjalanan kota yang penuh perubahan kecepatan. Karena itu, mengatakan hybrid hanya berguna ketika mobil sering diajak keluar kota juga tidak sepenuhnya tepat.
Batam sendiri memiliki konteks mobilitas yang cukup kompleks. Kota ini bukan hanya kawasan permukiman, tetapi juga salah satu pusat industri dan perdagangan utama di Kepulauan Riau. Jaringan jalannya menghubungkan kawasan dengan karakter berbeda, dari Batam Centre, Nagoya, Batu Ampar dan Sekupang hingga kawasan industri serta wilayah seperti Nongsa dan Galang. BPS mencatat bahwa peningkatan panjang jaringan jalan Batam dalam beberapa tahun terakhir juga terjadi bersamaan dengan perubahan pengelolaan jalan, termasuk masuknya jaringan yang dikelola BP Batam ke dalam pendataan.

Karena itu, tidak tepat pula menjadikan kata “pendek” sebagai gambaran mutlak perjalanan di Batam. Seorang pengguna yang hanya bergerak di pusat kota memiliki kebutuhan berbeda dengan mereka yang setiap hari berpindah antar-kawasan, menuju kawasan industri, atau melakukan perjalanan keluar dari pusat aktivitas kota. Jarak perjalanan tidak seragam, begitu pula alasan seseorang memilih jenis kendaraan.
Rocky e-Smart Hybrid justru menarik ditempatkan di tengah perbedaan kebutuhan tersebut. Ukurannya tetap berada di kelas compact SUV, tetapi sistem penggeraknya membawa pendekatan elektrifikasi yang tidak mengharuskan pemilik menyediakan fasilitas charging. Daihatsu menyebut sistem Real Series Hybrid ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara seperti kendaraan listrik, tetapi tetap praktis digunakan sehari-hari.
Maka pertanyaan “perlukah mobil hybrid di Batam?” sebenarnya kembali kepada cara mobil itu digunakan. Untuk seseorang yang jarang berkendara, efisiensi bukan satu-satunya pertimbangan. Tetapi bagi pengguna yang menjadikan mobil sebagai kendaraan harian dan menghadapi pola berkendara dengan banyak perubahan kecepatan, kemampuan sistem hybrid memanfaatkan energi saat kendaraan melambat dan menggunakan motor listrik ketika memungkinkan menjadi bagian yang layak diperhitungkan.
Daihatsu membawa Rocky e-Smart Hybrid ke Batam bukan dalam format pameran produk semata. Melalui Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 pada 2-6 September 2026, masyarakat dapat melihat langsung mobil tersebut sekaligus mencoba pengalaman berkendaranya melalui fasilitas test drive. Acara berlangsung di Grand Batam Centre, dengan berbagai kegiatan hiburan dan aktivitas komunitas yang menyertainya. ![]()
