Honda menjadi perusahaan pertama di dunia yang meraih peringkat tertinggi 5 Bintang dalam kategori products/services rating pada FIA Road Safety Index. Pencapaian tersebut diperoleh melalui evaluasi terhadap berbagai inisiatif keselamatan Honda di 17 negara, termasuk Indonesia, yang secara keseluruhan mencakup lebih dari 90% volume penjualan global Honda untuk sepeda motor dan mobil.

Penghargaan tersebut diberikan di Autodromo Nazionale Monza, Italia, bertepatan dengan penyelenggaraan Formula One Grand Prix Italia. Pencapaian ini melanjutkan hasil Honda pada Februari 2025 ketika menjadi perusahaan pertama di industri otomotif yang meraih peringkat 3 Bintang, yang saat itu merupakan peringkat tertinggi dalam FIA Road Safety Index.

FIA Road Safety Index merupakan sistem yang dikembangkan FIA untuk membantu perusahaan dan organisasi mengukur, mengelola, serta meningkatkan kontribusinya terhadap keselamatan jalan raya. Dalam evaluasi terbaru, FIA memperluas sistem penilaian hingga 5 Bintang dengan metodologi yang lebih komprehensif, sementara Honda memperluas cakupan evaluasinya hingga 17 negara.

Dalam proses evaluasi tersebut, FIA memberikan penilaian tinggi terhadap penerapan sistem Plan, Do, Check, Act (PDCA) Honda dalam menjalankan berbagai inisiatif keselamatan. Penilaian mencakup komitmen manajemen terhadap strategi keselamatan jangka panjang, pemantauan data kecelakaan secara global, pencapaian target keselamatan, penerapan teknologi keselamatan, pengembangan budaya keselamatan, serta keterbukaan informasi mengenai keselamatan lalu lintas.

Presiden FIA, H.E. Mohammed Ben Sulayem, mengapresiasi pencapaian Honda sebagai perusahaan pertama yang meraih peringkat 5 Bintang. Sementara itu, Willem Groenewald, FIA Secretary General for Automobile Mobility, Sustainability and Tourism, menyampaikan bahwa perluasan FIA Road Safety Index menjadi 5 Bintang bertujuan mendorong perusahaan menjadikan keselamatan jalan sebagai bagian yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan dalam pengambilan keputusan. Mikihito Kojima, Assistant Vice President and General Manager of Traffic Safety Promotion Operations, Honda Motor Co., Ltd., mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan upaya Honda yang tidak hanya berfokus pada produk yang lebih aman, tetapi juga keselamatan pelanggan dan seluruh pengguna jalan di sekitarnya.

Pencapaian ini menjadi bagian dari komitmen global Honda melalui “Safety for Everyone”. Honda menargetkan pengurangan 50% jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan mobil Honda per 10.000 unit terjual pada 2030 dibandingkan 2020, sebelum mencapai target nol korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan Honda secara global pada 2050. Honda juga akan terus mengembangkan teknologi keselamatan serta memverifikasi efektivitasnya berdasarkan data kecelakaan lalu lintas di dunia nyata.