PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kembali menggelar Dirt Bike Experience chapter Skill Up, Rabu (9/11/2026) di Sirkuit Nasional Motocross Cibereum dengan mengundang awak media nasional sebagai peserta utama.

Bedanya dari test ride biasa, program ini dirancang bukan sekadar ajang gas pol menjajal WR155 R dan YZ125X di trek, melainkan sesi belajar teknik berkendara off-road yang disusun langsung oleh tim Yamaha Riding Academy.

Kegiatan pagi itu dibuka dengan pembekalan dari instruktur YRA soal safety riding, teknik dasar mengendalikan motor trail, sampai cara membaca dan menaklukkan obstacle. Bagi kebanyakan peserta yang jarang bersentuhan dengan motor dirt bike, sesi ini jadi fondasi sebelum turun langsung ke lintasan yang penuh rintangan.

Materi pertama menyasar hal-hal dasar yang ternyata sering diabaikan pengendara pemula. Instruktur menekankan cara memegang stang dengan siku terbuka dan sedikit menekuk saat bermanuver, lalu posisi badan yang harus condong ke luar atau lean out ketika melakukan slalom maupun chidori alias zig-zag di antara obstacle.

Posisi duduk juga jadi sorotan khusus, terutama saat akselerasi dan pengereman. Peserta diajari menjepit lutut dan paha ke sisi motor supaya grip tetap terjaga, sementara teknik pengereman yang diajarkan menekankan kombinasi halus antara rem depan dan belakang agar motor tidak kehilangan kestabilan di permukaan tidak rata.

Sesi kedua langsung dipraktikkan di area sirkuit kecil Cibereum dengan variasi obstacle yang lebih beragam. Peserta diminta berdiri di atas footpeg dengan tubuh sedikit membungkuk saat melewati rintangan kayu dan ban, lalu mempraktikkan brake dan corner slide ketika masuk tikungan dengan akselerasi cepat.

Medan berpasir dan kerikil jadi tantangan tersendiri karena teknik yang dipakai justru berbeda dari saat melewati obstacle padat. Kaki harus diluruskan sejajar dengan sisi motor saat melintasi permukaan licin atau s-curve, sementara arah pandangan dituntut selalu jauh ke depan supaya fokus tetap terjaga pada jalur dan target berikutnya.

Kombinasi teori dan praktik ini yang menurut salah satu peserta, Ajgum, membuat pengalamannya di Cibereum lebih dari sekadar riding santai. “Buat saya, Yamaha Dirt Bike Experience Skill Up ini seru karena kami bisa langsung merasakan karakter WR155 R dan YZ125X di lintasan off-road. Ditambah pembekalan teknik dari YRA, kami jadi tidak hanya sekadar riding dan mencoba obstacle, tapi juga belajar bagaimana mengontrol motor dengan teknik yang lebih tepat,” ujarnya.

Manager PR, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, Rifki Maulana, menyebut program semacam ini jadi bagian dari cara Yamaha menjaga DNA balap yang sudah lama jadi identitas merek. “Melalui event ini, kami pun ingin terus menjaga milestone dan DNA racing Yamaha dengan menyediakan payung aktivitas yang lebih luas serta pengalaman yang lebih enjoyful dan fun di setiap waktunya,” ujarnya.

Program pembekalan teknik seperti ini yang membedakan Dirt Bike Experience dari sekadar sesi test ride, karena peserta pulang dengan bekal keterampilan yang bisa langsung dipraktikkan lagi di luar sirkuit.