Buat Kicau Mania, urusan naik motor bisa sedikit lebih rumit. Bukan cuma badan dan barang bawaan yang harus ikut, sangkar burung juga perlu mendapat tempat. Belum lagi perlengkapan lain yang harus dibawa setiap kali berangkat ke gantangan.
Kebutuhan seperti ini rupanya dilirik PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Lewat gelaran Umi Kasum Cup VI di Royal King Arena, PTC Pulo Gadung, Jakarta Timur, Minggu (1/11/2026), Yamaha membawa GEAR ULTIMA dengan konsep modifikasi yang cukup spesifik. Kali ini bukan untuk mengejar tampilan racing, touring, atau gaya hidup anak nongkrong. Targetnya justru para penghobi burung berkicau.

Untuk mewujudkannya, Yamaha menggandeng Atenk Katros. Builder dari bengkel Katros Garage ini mendapat tugas mengubah GEAR ULTIMA menjadi kendaraan yang punya hubungan lebih dekat dengan aktivitas Kicau Mania.
Dari sisi tampilan, motor ini mengusung dominasi hitam yang terinspirasi dari warna burung murai batu. Grafis emas memberi kesan premium, sementara aksen merah menyuntikkan karakter yang lebih berani. Siluet murai batu juga ikut menghiasi bodi.

Tapi yang menarik bukan cuma urusan cat dan grafis. Atenk Katros juga menambahkan side box di sisi kanan dan kiri untuk menyediakan ruang penyimpanan ekstra. Bagian belakangnya mendapat dudukan sangkar burung yang memanfaatkan pegangan belakang bawaan GEAR ULTIMA sebagai penopang.
Jadi, fungsi motor ini memang diarahkan lebih jauh dari sekadar mengantar pemiliknya ke lokasi lomba. Ada kebutuhan membawa perlengkapan hobi yang ikut dipikirkan dalam konsep modifikasinya. Buat para penghobi yang selama ini harus mengatur sendiri cara membawa sangkar, ide seperti ini tentu punya relevansi tersendiri.

Pilihan GEAR ULTIMA sebagai basis modifikasi juga bukan tanpa alasan. Skutik ini memang diposisikan Yamaha sebagai kendaraan serbaguna untuk menunjang berbagai aktivitas. Karakternya mengandalkan kepraktisan, kapasitas penyimpanan, serta fitur yang mendukung mobilitas sehari-hari.
Di Indonesia, GEAR ULTIMA dibekali mesin 125 cc Blue Core Hybrid. Ada pula bagasi berkapasitas 18,6 liter, tangki bahan bakar 5,1 liter, dan bobot isi 95 kg. Harga rekomendasi OTR Jakarta berada di rentang Rp 20,24 juta sampai Rp 22,785 juta, tergantung varian.
Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Rifki Maulana, mengatakan keterlibatan Yamaha di komunitas Kicau Mania merupakan bagian dari upaya memahami kebutuhan konsumen di luar aktivitas otomotif.
“Sebagai brand yang telah hadir lebih dari setengah abad di Tanah Air, Yamaha terus berupaya untuk tetap relevan dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. Di era ketika sepeda motor telah menjadi bagian dari gaya hidup, memahami hobi konsumen merupakan sebuah keharusan. Karena itulah kami hadir dalam berbagai kegiatan, termasuk lomba kicau burung yang telah lama memiliki basis penggemar besar di Indonesia. Kami melihat potensi konsumen sepeda motor yang besar di komunitas ini, karena para pegiatnya aktif bermobilitas dan membutuhkan kendaraan yang praktis, kuat, serta mampu membawa berbagai perlengkapan. Karakter kebutuhan tersebut sangat sesuai dengan Yamaha GEAR ULTIMA sebagai skutik multi-guna untuk mendukung aktivitas harian sekaligus hobi konsumennya,” ungkap Rifki.

Buat Yamaha, komunitas seperti Kicau Mania memang punya karakter menarik. Mereka bukan hanya berkumpul untuk menyalurkan hobi, tetapi juga punya aktivitas mobilitas yang cukup intens. Ada agenda latihan, lomba, hingga perjalanan ke berbagai gantangan. Artinya, ada kebutuhan kendaraan yang tidak melulu soal desain menarik atau akselerasi kencang.
Umi Kasum selaku penyelenggara Umi Kasum Cup VI menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan Yamaha menjadi pengalaman pertama bagi gelaran Kicau Mania yang diselenggarakannya mendapat dukungan dari perusahaan otomotif.
“Kami sangat senang dan bangga banget karena untuk pertama kalinya Yamaha yang bergerak di bidang otomotif bisa mendukung gelaran Kicau Mania ini sehingga hobi Kicau Mania ini bisa dikenal banyak orang lagi dan semangkin seru dan rame tentunya. Dan yang kedua GEAR ULTIMA ini salah satu motor yang bisa dipake untuk semua kalangan apalagi dengan adanya motor modifikasi ini, semakin mempermudah pada saat kita bawa burung ke gantangan,” ungkap Umi Kasum.

Umi Kasum Cup VI sendiri menghadirkan 23 kelas kompetisi. Sebanyak 16 kelas dikhususkan untuk murai batu, sementara enam kelas lainnya merupakan kelas campuran yang mempertandingkan murai batu, kacer, dan cucak hijau. Total peserta dan pengunjung yang hadir di arena diklaim mencapai lebih dari 1.000 orang.
Hadiah yang disiapkan juga enggak kaleng-kaleng. Total nilainya menembus Rp 500 juta, termasuk beberapa unit sepeda motor Yamaha seperti GEAR ULTIMA dan skutik lainnya.
Kolaborasi Yamaha dengan Umi Kasum tidak berhenti di arena lomba. Keduanya berencana melanjutkan aktivitas bersama di IMOS 2026 melalui talk show interaktif seputar dunia kicau burung, dengan menghadirkan sejumlah bintang tamu dari berbagai latar belakang. ![]()
