Berdasarkan data internal OLX, minat terhadap mobil bekas pada Januari 2026 naik sekitar 6 persen dibandingkan Desember 2025. Fenomena ini cukup menarik karena terjadi di tengah penurunan penjualan mobil baru yang dilaporkan oleh GAIKINDO.
Dengan tren tersebut, OLX dan OLXmobbi memprediksi permintaan mobil bekas bakal kembali meningkat menjelang Lebaran, saat masyarakat mulai mempersiapkan kendaraan untuk mudik dan silaturahmi.
Prediksi ini bukan tanpa alasan. Pada periode Lebaran 2025 lalu, OLXmobbi mencatat lonjakan penjualan mobil bekas hingga 24 persen seminggu sebelum hari raya dibandingkan minggu sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa momentum Ramadan dan Lebaran memang menjadi salah satu periode krusial bagi pasar mobil bekas di Indonesia.

Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar, menjelaskan bahwa tren tersebut bahkan tidak berhenti setelah hari raya selesai. “Meski minat sempat menurun saat hari raya karena masyarakat fokus merayakan Idul Fitri, tren tersebut biasanya kembali melonjak setelah Lebaran. Pada periode Lebaran 2025, minat mobil bekas di OLX dan penjualan mobil bekas di OLXmobbi sama-sama naik secara signifikan seminggu setelah Lebaran. Di OLX, peminatnya naik hingga 22 persen, sementara di OLXmobbi, jumlah yang beli juga kembali mendekati rata-rata penjualan normal,” ujarnya.
Menurut Agung, salah satu faktor pendorong meningkatnya minat ini adalah pencairan Tunjangan Hari Raya (THR). Dana tambahan tersebut sering dimanfaatkan masyarakat untuk membeli kendaraan yang lebih nyaman digunakan saat perjalanan jauh, termasuk untuk mudik bersama keluarga.
Dari sisi tipe kendaraan, mobil keluarga masih jadi primadona. Data OLX menunjukkan MPV mendominasi dengan porsi 22,2 persen, disusul SUV 21,7 persen dan hatchback 17 persen. Model yang paling banyak dicari antara lain Toyota Kijang Innova, Toyota Avanza, Toyota Fortuner, Honda CR-V, serta Honda HR-V. Dari sisi merek, Toyota masih memimpin loyalitas pasar, diikuti Honda dan Suzuki. ![]()
