Makin ke sini, makin menunjukkan kualitas kemampuan. Pembalap belia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) pada akhir pekan lalu sukses mengamankan podium kedua di race pertama dan podium tertinggi di race kedua pada ajang pembuka Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026.
Capaian tersebut diraih oleh dua pembalap andalan, Abimanyu Bintang Fermadi dan Resky Yusuf Hermawan, yang kini menjadi sorotan. Keduanya berjaya di Sepang International Circuit, Malaysia, pada 2-3 Mei 2026, berbarengan dengan Malaysia Superbike Championship.
Keberhasilan ini melanjutkan tradisi prestasi nama-nama seperti Mario Suryo Aji, Veda Ega Pratama, M. Kiandra Ramadhipa, Fadillah Arbi Aditama, Herjun Atna Firdaus, M. Adenanta Putra, dan Rheza Danica Ahrens yang merupakan buah dari sistem pembinaan berjenjang AHM yang diarsiteki oleh Anggono Iriawan.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menilai hasil ini menjadi bukti kegigihan pembalap muda Indonesia dalam bersaing di level internasional. “Kegigihan serta mentalitas yang kuat menjadi modal penting bagi pembalap belia untuk bersaing di level yang lebih tinggi. Kami akan terus mendampingi mereka agar memiliki bekal yang kuat untuk membawa nama bangsa,” ujarnya.
Abimanyu memulai balapan dari posisi kedua, sementara Resky start dari posisi ketiga, setelah sesi kualifikasi digelar di hari yang sama. Saat lampu start menyala, Abimanyu langsung memimpin, diikuti ketat oleh Resky dalam balapan 11 lap tersebut. Memasuki lap kedua, situasi berubah. Abimanyu kehilangan posisi puncak dan terlempar dari tiga besar, sementara Resky tetap bertahan di barisan depan.
Keduanya menjaga ritme dan terus memburu podium. Persaingan berlangsung dinamis, bahkan sempat saling bertukar posisi terdepan. Namun di lap terakhir, Resky yang memimpin harus merelakan posisinya direbut pembalap Thailand. Ia finis di posisi kedua, sementara Abimanyu menutup race pertama di posisi keempat.

Pada balapan kedua, Minggu 3 Mei 2026, skenario berubah. Berdasarkan catatan waktu terbaik sebelumnya, Resky start dari posisi pertama, sementara Abimanyu dari posisi keempat. Sejak start, keduanya langsung tampil agresif. Abimanyu melakukan start yang mulus, sementara Resky konsisten menekan di barisan depan. Memasuki lap keenam, duel kembali terjadi dengan saling salip di posisi terdepan.
Menggeber NSF250R, tensi meningkat hingga lap akhir. Abimanyu yang berada di depan mampu mempertahankan keunggulan, sementara upaya late braking Resky di tikungan terakhir belum sempurna hingga melebar dan kehilangan momentum.
Indonesia Raya berkumandang untuk kemenangan Abimanyu, sementara Resky finis di posisi kelima. Kemenangan tersebut diiringi catatan penalti long lap untuk Abimanyu pada putaran berikutnya akibat selebrasi sebelum garis finis.

“Saya sangat senang bisa kembali ke puncak podium di race kedua setelah kesulitan di race pertama. Banyak masukan dari tim, dan alhamdulillah saya bisa improve. Sayangnya, saya harus menerima long lap penalty di seri berikutnya, tapi saya akan kembali berjuang,” ujar Abimanyu.
Kedua pembalap belia asal Semarang (Resky) dan Sleman (Abimanyu) ini akan kembali tampil pada putaran berikutnya IHTTC 2026 pada bulan Juli, yang kembali digelar bersamaan dengan Malaysia Superbike Championship. ![]()
