Ada pemandangan berbeda di Kejurnas Motoprix Region B putaran pertama di Sirkuit Gelora Bung Tomo, Surabaya, 9-10 Mei 2026. Di tengah dominasi motor bebek dan sport underbone, Yamaha membawa format baru lewat MAXi Race, kelas balap khusus lini skutik premium mereka yang mulai serius dibangun tahun ini.

Setelah debut di Yamaha Cup Race Sidrap beberapa waktu lalu, MAXi Race kini masuk kalender Motoprix dengan dua kelas sekaligus, yakni MAXi 155 Semi Pro dan MAXi 155 Komunitas. Masing-masing diisi 13 starter yang menggunakan skutik Yamaha seperti AEROX, NMAX, dan LEXi yang sudah disiapkan pabrikan.

Masuknya kategori ini terasa menarik karena mengubah cara pandang terhadap skutik premium. Motor yang biasanya identik dengan touring, riding harian, atau lifestyle urban, kini mulai diposisikan sebagai bagian dari kultur balap nasional. Yamaha tampaknya membaca bahwa basis pengguna MAXi sudah cukup besar dan punya irisan kuat dengan komunitas racing.

“MAXi Race sangat atraktif bagi penggemar racing baik itu komunitas, konsumen dan juga rider pro. Tingginya antusiasme mereka sudah terlihat saat kami membuka kategori itu di Yamaha Cup Race Sidrap pada April lalu. Kemudian kami lanjutkan di Kejurnas Motoprix yang juga mendapatkan atensi besar dari pecinta MAXi Yamaha,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, Yamaha Riding Academy & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Ia menambahkan, karakter skutik premium Yamaha ternyata cukup relevan untuk kebutuhan lintasan. “Kualitas skutik premium Yamaha bisa dinikmati dengan leluasa di sirkuit balap dan memberikan sensasi berbeda, juga memiliki value performance dapat ambil bagian menggeber motor-motor unggulan di kejuaraan bergengsi,” lanjut Rifki.

Di sisi hasil lomba, tim DC Baterry TDR AMG Alam Sari AP27 ARCI Tangerang tampil dominan lewat dua pembalapnya. Randy Yusman keluar sebagai juara pertama kelas MAXi 155 Komunitas, sementara rider wanita Fisichella berhasil memenangi kelas MAXi 155 Semi Pro.

Bagi Randy, kemenangan di Surabaya jadi lanjutan tren positif setelah sebelumnya juga naik podium tertinggi di Yamaha Cup Race Sidrap. Menariknya, kali ini ia menggunakan AEROX Turbo, berbeda dari balapan sebelumnya yang memakai NMAX Turbo.

“Kualitas teknologi dan performa AEROX Turbo sangat memuaskan buat kompetisi MAXi Race. Tarikan motor agresif di trek lurus, handling stabil saat masuk tikungan, serta akselerasi cepat dan halus. Makin kompetitif dengan body aerodinamis dan image skutik sporty premium sangat terasa saat digeber di sirkuit,” ujar Randy Yusman.

Lewat MAXi Race, Yamaha terlihat sedang memperluas identitas lini MAXi agar tak hanya berhenti sebagai kendaraan harian atau motor touring. Arena balap dijadikan medium untuk menunjukkan sisi performa dan Racing DNA dari skutik premium mereka, sekaligus membuka ruang baru bagi komunitas dan rider non-konvensional di kompetisi resmi.