Yamaha Grand Filano selama ini identik dengan gaya modifikasi yang mengedepankan tampilan elegan. Namun belakangan muncul fenomena baru.

Di sejumlah daerah seperti Bandung dan Makassar, konsep racing look mulai mendapat tempat di kalangan pemilik Grand Filano yang ingin tampil lebih sporty tanpa menghilangkan karakter premium skutik tersebut.

Tren ini menjadi salah satu warna baru di dunia modifikasi skutik bergaya fashionable. Berbeda dengan konsep racing biasa yang identik dengan ubahan ekstrem, para modifikator Grand Filano justru menggabungkan nuansa balap dengan sentuhan yang tetap rapi, minimalis, dan presisi sehingga desain asli motor tetap menjadi daya tarik utama.

Fenomena tersebut terlihat dalam gelaran Classy Modifest 2026, ajang modifikasi yang digelar Yamaha di berbagai kota sejak Mei hingga Juli 2026. Dari kompetisi tersebut lahir sejumlah karya yang menawarkan interpretasi baru terhadap Grand Filano, salah satunya konsep Elegance Racing Look garapan Ilham Alpin yang berhasil menjadi juara kategori Proper Painting Grand Filano di Bandung.

Alih-alih mengubah bentuk motor secara drastis, Ilham memilih pendekatan yang terinspirasi gaya modifikasi Thailand atau Thai Look, yakni mempertahankan garis desain bawaan motor sambil memperkuat tampilannya melalui permainan warna dan detail.

“Identitasnya Grand Filano classy kalcer tapi saya mau buat yang berbeda pakai konsep Elegance Racing Look agar enak dilihat. Untuk basic color merah tapi tidak mau ekstrem kayak air brush atau hand painting, jadi tetap dengan konsep clean sehingga karakter classy tetap berasa. Saya coba eksplor merah yang lebih pekat dengan sentuhan cyralic gold agar kesannya mewah. Konsep overall ke arah clean, simpel dan apapun yang diganti tetap dipresisikan sesuai bentuk dari Grand Filano,” ujar Ilham.

Untuk mewujudkan konsep tersebut, Ilham memasang velg Yamaha Fazzio secara plug and play yang tetap mempertahankan proporsi bawaan Grand Filano. Ia juga membuat knalpot custom dengan dimensi menyerupai knalpot standar, menambahkan komponen berbahan karbon pada beberapa bagian, menggunakan baut titanium di hampir seluruh bodi, serta membuat jok custom dengan kombinasi tiga material dan jahitan merah.

Konsep berbeda dihadirkan Djulkipli Yanto atau yang akrab disapa Kikie Gmuks, pemenang kategori Racing Look Grand Filano di Bandung. Modifikasinya tampil lebih agresif dengan penggunaan suspensi depan upside down (USD) milik Aerox, velg Mio M3, serta sentuhan air brush yang memperkuat aura motorsport.

Menurut Kikie, meningkatnya minat terhadap konsep racing look tidak lepas dari keinginan generasi muda untuk tampil berbeda. Selama ini Grand Filano identik dengan gaya kalcer, sementara racing look menawarkan alternatif baru yang tetap cocok digunakan untuk aktivitas komunitas maupun sunmori.

“Saat ini Grand Filano racing look sedang bertumbuh. Anak-anak Gen Z yang suka modifikasi dan pilih Grand Filano ingin konsep yang beda. Cocok dengan racing look gantengan, hadir sebagai variasi modifikasi selain kalcer. Banyak yang sudah bertanya tentang modifikasi Grand Filano racing look saya, ke depannya konsep ini akan semakin ramai diminati,” kata Kikie.

Yamaha melihat perkembangan tersebut sebagai bukti bahwa Grand Filano semakin diterima sebagai kanvas modifikasi dengan berbagai karakter. Melalui Classy Modifest, perusahaan ingin memberikan ruang bagi para modifikator untuk mengeksplorasi kreativitas tanpa kehilangan identitas desain skutik premium tersebut.

“Classy Modifest merupakan event yang digemari para penyuka modifikasi. Dari aktivitas tersebut lahir preferensi yang unik dan kreatif sesuai passion para modifikasi enthusiast. Kini atensi peserta juga mulai mengarah pada sentuhan gaya balap untuk Grand Filano, baik yang tetap mempertahankan identitas tampilannya maupun yang mengusung karakter racing lebih kuat. Dinamika ini menjadi pilihan menarik bagi penghobi modifikasi yang ingin membuat Grand Filano tampil beda sekaligus atraktif,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).