Selama lebih dari satu dekade berkarier di MotoGP, Alex Marquez selalu dibayangi oleh sang kakak: Marc Marquez. Sebagai adik dari salah satu pembalap tersukses dalam sejarah MotoGP, setiap langkah Alex kerap diukur dengan standar yang sangat tinggi.
Namun mulai musim 2027, cerita itu berpeluang berubah.

Red Bull KTM Factory Racing resmi mengumumkan Alex Marquez sebagai pembalap anyar mereka dengan kontrak jangka panjang. Perekrutan ini bukan sekadar mengisi kursi tim pabrikan, melainkan menunjukkan bahwa KTM melihat Alex sebagai sosok yang mampu memimpin pengembangan RC16 memasuki era baru MotoGP dengan mesin 850 cc.
Kepercayaan tersebut tidak datang tanpa alasan. Alex telah mengoleksi gelar juara dunia Moto3 dan Moto2, serta menghabiskan enam musim di kelas utama dengan pengalaman yang semakin matang.
Puncaknya terjadi pada MotoGP 2025 ketika ia tampil luar biasa dengan tiga kemenangan di Jerez, Catalunya, dan Malaysia, sekaligus mengakhiri musim sebagai runner-up dunia. Tren positif itu berlanjut pada 2026 lewat kemenangan kembali di Jerez.
Menariknya, kepindahan ke KTM juga seperti membawa Alex kembali ke titik awal kariernya. Kemenangan Grand Prix pertamanya diraih menggunakan KTM RC4 pada Moto3 musim 2013. Lebih dari sepuluh tahun kemudian, ia kembali mengenakan warna oranye, tetapi kali ini dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar, yaitu membantu membawa KTM menjadi penantang utama gelar juara MotoGP.
Selama ini, banyak pembahasan tentang Alex selalu berujung pada perbandingan dengan Marc. Padahal, catatan prestasinya tidak bisa dianggap remeh. Ia merupakan salah satu dari sedikit pembalap yang berhasil menjadi juara dunia di dua kelas berbeda sebelum naik ke MotoGP. Konsistensi yang ditunjukkannya dalam dua musim terakhir juga membuat banyak pihak mulai melihatnya sebagai pembalap elit, bukan lagi sekadar adik dari seorang legenda.

KTM pun tampaknya memiliki pandangan yang sama. Direktur KTM Motorsports, Pit Beirer, menyebut Alex memiliki kombinasi kecepatan, kecerdasan balap, determinasi, serta mentalitas juara yang sesuai dengan DNA tim. Karakter itulah yang diyakini mampu mempercepat pengembangan RC16 untuk menghadapi persaingan di era regulasi baru.
Bagi Alex Marquez, kepindahan ini bisa menjadi momen paling menentukan dalam kariernya. Jika berhasil membawa KTM bersaing memperebutkan gelar dunia, narasi tentang dirinya kemungkinan akan berubah. Bukan lagi pembalap yang terus dibandingkan dengan Marc Marquez, melainkan sosok yang sukses membangun warisan dan sejarahnya sendiri di MotoGP. ![]()
