Modifikasi mobil sering kali berada di persimpangan antara keinginan tampil berbeda dan kebutuhan menjaga karakter asli kendaraan. Mazda Indonesia mengambil pendekatan terukur melalui kolaborasi dengan AutoExe, spesialis tuning asal Jepang yang mengembangkan komponen dengan cara berbeda dari umumnya.
Memasuki tahun ketiga kerja sama di GIIAS 2026 lalu, keduanya tidak sekadar memamerkan aksesori, melainkan menawarkan cara membuat Mazda lebih personal tanpa kehilangan identitas dasarnya. AutoExe mengusung tema “A New Driving Sensation”, berangkat dari karakter bawaan kendaraan lalu dikembangkan lewat kombinasi tampilan dan peningkatan fungsi.
Alih-alih berfokus menaikkan tenaga secara ekstrem, AutoExe menjadikan sensasi berkendara sebagai tujuan utama. Respons kemudi, kestabilan, umpan balik sasis, karakter suara, kelincahan saat dikendalikan, semuanya menjadi hal yang disempurnakan. Pendekatan ini sejalan dengan filosofi Kansei Tuning, yang menjembatani peningkatan teknis dengan apa yang benar-benar dirasakan pengemudi. Produknya pun mencakup suspensi, kekakuan bodi, sistem asupan dan pembuangan udara, pengereman, hingga komponen mesin dan penggerak.

Filosofi ini selaras dengan konsep Jinba-Ittai yang dipegang Mazda, yang menempatkan kesatuan pengemudi dan kendaraan sebagai pengalaman berkendara yang mendasar. “Setiap pemilik Mazda memiliki karakter dan gaya berkendara yang berbeda. Ada yang memilih mempertahankan mobilnya tetap original, namun ada juga yang ingin memberikan sentuhan personal tanpa menghilangkan DNA Mazda itu sendiri,” ujar Igor Panjaitan, Customer Service Director PT Eurokars Motor Indonesia. Menurutnya, kolaborasi ini bertujuan memperkuat koneksi pengemudi dan mobil, bukan sekadar membuat tampilan terlihat lebih sporty.
Pendekatan ini diterapkan pada berbagai model. Mazda MX-5 AutoExe Limited Edition menggabungkan aksesori resmi Mazda dengan komponen AutoExe, mulai dari kursi Mazda x RECARO, velg BBS Forged, paket rem Brembo, hingga peningkatan sistem asupan udara, knalpot olahraga, dan penguatan struktur bodi.
Pada CX-60, pendekatannya berubah menjadi gaya penampilan premium yang lebih siap menjelajah ke luar kota. SUV ini tidak diubah menjadi kendaraan lintas alam ekstrem, melainkan diberi sentuhan tampilan yang lebih ekspresif dan tangguh, namun tetap mempertahankan proporsi dan keanggunan aslinya. Konsep ini menunjukkan personalisasi tidak harus mengubah karakter kendaraan secara drastis, melainkan memperluas cakrawala penggunaannya.
Sementara itu, all new Mazda CX-5 ditampilkan dalam dua arah penyesuaian AutoExe yaitu dengan konsep Street Sports dengan tampilan lebih tajam dan dinamis, serta ACTIVE XROSS yang bernada lebih siap berpetualang. Keduanya tetap berakar pada bahasa desain KODO, namun memberikan interpretasi berbeda terhadap karakter SUV tersebut lewat penambahan komponen tampilan sekaligus peningkatan fungsi.

Yang membedakan kerja sama ini adalah keberadaannya dalam ekosistem resmi Mazda Indonesia. Sejak ditunjuk sebagai mitra resmi dan distributor pada 2024, Mazda menghadirkan konsep AutoExe One-Stop Solution di jaringan dealer. Pelanggan berkonsultasi, membeli produk, memasang oleh tenaga bersertifikasi, hingga mendapatkan layanan purna jual dan jaminan garansi sesuai ketentuan berlaku. Personalisasi pun menjadi bagian dari pengalaman kepemilikan, bukan langkah terpisah dari jaringan resmi.
AutoExe sendiri mendasari seluruh pengembangan pada pemahaman karakter dasar setiap model Mazda. Suspensi disesuaikan agar tetap nyaman dan alami, struktur diperkuat tanpa mengubah sifat berkendara, serta sistem asupan dan pembuangan dikalibrasi agar responsif dan enak didengar. Tampilan yang menarik hanyalah salah satu bagian dari keseluruhan peningkatan yang ditawarkan. ![]()








