Rombongan MAXI Tour Boemi Nusantara (MTBN) akhirnya menutup rangkaian perjalanannya di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Etape ke-9 yang berlangsung 15 sampai 18 Agustus 2026 ini sekaligus jadi final chapter dari touring jarak jauh yang sebelumnya sudah melintasi lima pulau besar di Indonesia bersama skutik premium MAXI Yamaha.

Perjalanan dimulai dari cabang PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di Maros, selaku main dealer Yamaha untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Dari titik itu, belasan peserta yang terdiri dari awak media nasional, vlogger, dan tim internal Yamaha melanjutkan perjalanan menuju Toraja dengan rute Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Enrekang, hingga Makale, menempuh jarak sekitar 275 kilometer. Motor yang dipakai pun beragam, mulai dari XMAX, NMAX, Aerox, sampai Lexi.

Momen ini terasa berbeda dari etape-etape sebelumnya karena bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selama empat hari eksplorasi, peserta menempuh total jarak kurang lebih 800 kilometer dengan karakter jalan yang sangat variatif. Ada kepadatan lalu lintas kota, jalur pesisir panjang yang panas menyengat, sampai kawasan pegunungan dengan tanjakan dan turunan curam, tikungan tajam, bahkan beberapa ruas jalan gravel berbatu.

Toraja dipilih sebagai penutup bukan tanpa alasan. Frengky J. Tunandar, General Manager Marketing & Promotion PT Suraco Jaya Abadi Motor, menyebut Tana Toraja punya daya magis tersendiri baik dari sisi alam maupun adat istiadat yang masih terjaga lintas generasi. Menurutnya kawasan ini jadi potret sempurna yang merepresentasikan keindahan dan keberagaman Indonesia sebagai destinasi wisata dunia.

Highlight utama dari final chapter ini ada pada eksplorasi sisi magis Tana Para Raja. Peserta diajak menyusuri sejumlah destinasi ikonik mulai dari hamparan Gunung Nona, Patung Yesus di Buntu Burake, kawasan adat Kete Kesu, Negeri di Atas Awan Lolai, sampai Lembah Ollon yang punya bentangan perbukitan hijau dengan panorama dramatis, sering dianalogikan seperti pegunungan di Swiss.

Di Lembah Ollon inilah momentum kemerdekaan dirayakan secara khusus. Peserta membentangkan bendera Merah Putih raksasa di puncak lembah, jadi simbol kecintaan terhadap Tanah Air sekaligus selebrasi atas kekayaan alam Nusantara yang selama ini jadi bagian dari perjalanan MTBN.

Rangkaian etape final ini ditutup dengan community gathering bersama puluhan anggota komunitas Yamaha di Toraja. Kehadiran peserta MTBN disambut hangat, ditandai dengan penyerahan miniatur rumah adat Tongkonan sebagai simbol telah tuntasnya eksplorasi Tana Toraja sekaligus berakhirnya seluruh perjalanan MAXI Tour Boemi Nusantara 2026.

Kehangatan momen bersama komunitas ini juga merefleksikan perjalanan MAXI Yamaha yang sudah lebih dari satu dekade hadir di Indonesia, dengan basis penggunanya yang terus tumbuh dan kini tersebar di berbagai wilayah Tanah Air.