Aktivitas masyarakat urban sekarang makin susah dipisahkan dari urusan olahraga dan hangout. Pagi bisa diawali lari, sore lanjut strength training atau padel, lalu malamnya masih ada agenda ngopi atau ketemu teman.
Data Garmin Connect 2025 juga menunjukkan tren tersebut. Lari, jalan kaki, dan strength training menjadi tiga aktivitas olahraga paling populer di Indonesia. Strength training bahkan tumbuh 65 persen, sementara padel mencatat pertumbuhan paling tinggi hingga 1.684 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Perubahan pola aktivitas ini ikut membuat kebutuhan terhadap kendaraan menjadi sedikit berbeda. Mobil tidak cuma dituntut nyaman untuk perjalanan dari rumah ke kantor, tapi juga harus cukup fleksibel ketika satu agenda berkembang menjadi beberapa kegiatan sekaligus.
Kondisi seperti ini yang coba dibidik LEPAS E4 EV. SUV listrik tersebut diposisikan sebagai kendaraan yang bisa mengikuti mobilitas masyarakat urban, mulai dari aktivitas harian sampai perjalanan yang lebih jauh.

Di Indonesia, LEPAS E4 EV ditawarkan dengan harga Rp 349 juta OTR Jakarta. Salah satu modal utamanya adalah baterai 67 kWh yang diklaim mampu membawa mobil melaju lebih dari 600 kilometer berdasarkan standar CLTC.
Jarak tempuh tersebut dipadukan dengan kemampuan DC Fast Charging 130 kW. Pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit, sehingga waktu yang dihabiskan untuk charging bisa ditekan ketika mobil digunakan dengan mobilitas yang cukup padat.
Motor listriknya menghasilkan tenaga maksimum 160 kW dengan efisiensi hingga 90,8 persen. Akselerasi 0 sampai 100 km/jam diklaim bisa ditempuh dalam 7,2 detik.
Namun, kalau melihat cara LEPAS membangun karakter E4 EV, urusan ruang justru menjadi salah satu bagian yang cukup menarik. Bagasinya punya kapasitas 508 liter dan bisa diperbesar hingga 1.334 liter ketika kursi baris kedua dilipat.

Masih ada tambahan frunk 35 liter di bagian depan. Kapasitas tersebut bisa berguna buat pengguna yang sehari-hari membawa berbagai perlengkapan, mulai dari tas olahraga, sepatu, barang personal sampai bawaan ketika bepergian keluar kota.
Fitur yang juga cukup relevan untuk aktivitas di luar mobil adalah Vehicle-to-Load atau V2L dengan daya 3,3 kW. Energi dari baterai E4 EV bisa dialirkan untuk menyalakan perangkat listrik eksternal ketika pengguna berada di area outdoor atau lokasi yang tidak memiliki akses listrik memadai.
Sementara untuk kebutuhan harian, LEPAS membekali E4 EV dengan sejumlah fitur kenyamanan seperti ventilated seat dan wireless charger 50W. Ada juga kamera 540 derajat yang membantu pengemudi melihat area sekitar kendaraan ketika harus bermanuver di ruang yang terbatas.
Soal keselamatan, E4 EV dibekali 18 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dan enam airbags. Mobil ini juga memiliki kemampuan melewati genangan dengan kedalaman hingga 525 mm.

Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia, mengatakan perubahan gaya hidup masyarakat urban menjadi salah satu alasan pihaknya menghadirkan E4 EV dengan kombinasi fleksibilitas, kenyamanan dan teknologi.
“Kami melihat gaya hidup masyarakat urban semakin dinamis. Olahraga bukan lagi hanya tentang aktivitas fisik, tetapi juga menjadi bagian dari bagaimana seseorang menjaga keseimbangan hidup, bertemu komunitas, dan menikmati waktu bersama orang-orang terdekat. Karena itu, kendaraan yang mendukung gaya hidup tersebut perlu memberikan fleksibilitas, kenyamanan, dan teknologi yang benar-benar relevan. LEPAS E4 EV kami hadirkan untuk memberikan pengalaman tersebut, dengan value yang kuat di kelasnya,” ujar Temmy.
Dengan banderol Rp 349 juta OTR Jakarta, LEPAS E4 EV mencoba masuk ke pasar SUV listrik dengan pendekatan yang tidak cuma mengandalkan angka jarak tempuh. Kapasitas ruang, kemampuan V2L, pengisian cepat dan fitur pendukung aktivitas harian ikut menjadi bagian dari paket yang ditawarkan. ![]()
