Tren positif Yamaha Racing Indonesia di Asia Road Racing Championship (ARRC) belum berhenti. Setelah mencetak kemenangan perdana di kelas Supersport 600 pada putaran 4 di Mandalika bulan lalu, skuad ini kembali naik ke posisi teratas podium pada round 5 yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia akhir pekan lalu. Kali ini yang jadi bintangnya masih rider yang sama, Wahyu Nugroho.
Pembalap asal Boyolali itu tampil percaya diri sejak awal weekend race. Saat race pertama dia sudah mengunci podium 3, lalu di race kedua dia benar benar menuntaskan misi dengan finish di posisi juara. Hasil ini otomatis melanjutkan rekor kemenangan beruntun Wahyu di dua seri terakhir ARRC, sesuatu yang belum pernah dicapai rider Indonesia di kelas Supersport 600 sebelumnya.

Klasemen sementara mencatat Wahyu kini duduk di posisi 4 dengan kantong 137 poin. Angka ini juga bersambung dengan catatan Wahyu di ajang lain, dia sempat finish posisi 6 di seri 3 ST600 All Japan Road Race Championship yang berlangsung di Motegi akhir Agustus, ditambah kemenangan di kelas National Sport 600cc pada Kejurnas Mandalika Racing Series akhir Juli.
“Dua kemenangan berturut turut pada seri 4 dan 5 adalah berkah luar biasa. Terimakasih kepada tim yang telah bekerjasama dengan optimal, bersama sama kami mencapai hasil maksimal yang diinginkan. Selanjutnya, saya bertekad menang lagi pada seri penutup nanti untuk mengakhiri musim ini dengan memorable,” ujar Wahyu Nugroho.
Rekan setim Wahyu, M Faerozi, punya cerita yang tidak kalah menarik meski hasil akhirnya belum semanis itu. Di race 1 dia sempat berada di barisan 5 besar pada lap terakhir sebelum motornya mengalami gangguan mesin dan akhirnya terlempar ke posisi 11. Race 2 jadi ajang balas dendam, start langsung tancap gas ke posisi 2 dan beberapa kali sempat memimpin lomba. Persaingan ketat di lap lap penutup membuat Faerozi nyaris meraih podium, walau akhirnya harus puas finish keempat. Perolehan itu mengangkat posisinya ke peringkat 8 klasemen dengan 72 poin.
Cerita berbeda datang dari kelas AP250, tempat Yamaha Racing Indonesia justru mencatat konsistensi yang lebih rapi sepanjang musim. Sejak seri pertama sampai kelima, selalu ada rider Yamaha yang naik podium, bergiliran antara Candra Hermawan dan Fadhil Musyavi. Di Mandalika dan Sepang giliran Fadhil yang tampil dominan.

Fadhil sukses membawa pulang podium 2 di kedua race Sepang. Ini jadi podium ketiganya musim ini setelah sebelumnya juga naik podium 3 di Mandalika. Rider muda ini kini nangkring di posisi 6 klasemen dengan 86 poin. “Hasil dua race yang sangat menggembirakan di Sepang, ini jadi pengalaman sangat berkesan dalam karir balapan ARRC saya. Banyak pelajaran penting yang saya ambil dan saya bertekad mempertahankan pencapaian ini. Putaran terakhir nanti jadi pembuktian berikutnya untuk menghasilkan prestasi lagi,” kata Fadhil Musyavi.
Sementara Candra Hermawan yang start dari posisi 10 di race pertama, berhasil memperbaiki penampilan jadi finish kelima di race kedua. Poin yang terkumpul membuatnya bertahan di posisi 4 klasemen dengan total 86 poin, sama seperti Fadhil. “Masih mendapatkan poin dari seri 5 ini membuat saya cukup senang sebagai tambahan poin buat peringkat di klasemen. Saya berharap bisa meraih podium lagi dan semoga akan tercapai pada putaran terakhir di Buriram,” ucap Candra.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menilai pencapaian di Sepang jadi bukti konsistensi tim menghadapi persaingan ketat di level Asia. Dia menyinggung soal dinamika balapan Faerozi yang sempat terganggu masalah mesin di race 1 namun tampil garang di race 2, serta rentetan podium bergilir di kelas AP250 yang menurutnya jadi indikator kematangan tim sepanjang musim.
M Faerozi sendiri mengaku ada progres yang konsisten dari seri ke seri. “Selalu ada perbaikan pada tiap seri yang dijalani sehingga saya selalu bersemangat untuk balapan. Dukungan tim dan set up motor Yamaha R6 yang sesuai membuat performa saya selalu mengalami perkembangan positif,” tuturnya.
Musim ARRC 2026 sendiri masih menyisakan satu putaran lagi yang akan berlangsung di Buriram, Thailand pada awal Desember. Dengan modal dua kemenangan beruntun di kelas SS600 dan rentetan podium konsisten di AP250, Yamaha Racing Indonesia akan membawa momentum itu ke seri penutup musim. ![]()
