“Don’t do this to me, come on!”
Kalimat itu terlontar dari Esteban Ocon melalui radio tim saat menjalani sesi latihan bebas kedua (FP2) GP Meksiko, Jumat (30/10). Ditujukan kepada race engineer-nya, Laura Muller, ucapan tersebut memperlihatkan frustrasi Ocon terhadap keputusan Haas yang mengubah program latihan tanpa sesuai dengan keinginannya.
Persoalannya bermula dari pemilihan kompon ban. Ocon mengira dirinya akan menggunakan ban soft, tetapi Muller menginformasikan bahwa programnya telah diubah menjadi ban medium dengan bahan bakar cukup banyak. Ocon langsung mempertanyakan keputusan tersebut dan menyampaikan keberatannya melalui radio.
Dalam Formula 1, pemilihan ban merupakan bagian penting dari program pengujian. Setiap kompon memberikan karakteristik berbeda, sementara jumlah bahan bakar dan konfigurasi putaran turut menentukan data yang ingin dikumpulkan tim. Perubahan rencana tentu bisa memengaruhi evaluasi pembalap terhadap performa mobil.
Namun, percakapan radio itu baru menjadi perhatian besar setelah Haas mengeluarkan pengumuman mengejutkan pada Sabtu (31/10). Ocon tidak akan melanjutkan GP Meksiko. Posisinya diserahkan kepada pembalap cadangan Jepang, Ryo Hirakawa, yang akan menjalani debut balapan Formula 1 bersama Haas.

Haas tidak menyertakan alasan dalam pengumuman tersebut. Tim juga memastikan keputusan itu tidak berkaitan dengan kondisi kesehatan Ocon. Hingga pengumuman dibuat, belum ada penjelasan resmi mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik pergantian mendadak tersebut.
Laporan dari paddock menyebutkan adanya dugaan ketegangan dalam internal tim setelah sesi latihan, termasuk kemungkinan perselisihan saat evaluasi pascalatihan. Namun, informasi tersebut belum dikonfirmasi oleh Haas maupun Ocon.
Pergantian ini terjadi ketika hubungan Ocon dan Haas memang sudah dipastikan berakhir. Pada 30 September 2026, pembalap Prancis itu mengumumkan bahwa dirinya akan meninggalkan tim pada akhir musim, setelah dua tahun memperkuat skuad asal Amerika Serikat tersebut.
Ocon bergabung dengan Haas pada 2025 setelah meninggalkan Alpine. Selama memperkuat tim, ia mencatatkan hasil terbaik berupa finis kelima di GP China 2025. Dalam pernyataan perpisahannya, Ocon mengatakan tetap bangga dengan performanya, meskipun perjalanan bersama Haas tidak selalu berlangsung dalam keadaan ideal.

“Saya meninggalkan proyek ini dengan kepala tegak dan bangga terhadap performa saya,” tulis Ocon dalam pernyataan yang diumumkan melalui media sosial. Ia juga menegaskan bahwa kepergiannya bukan berarti karier Formula 1-nya berakhir.
Haas sendiri sudah menyiapkan pengganti untuk musim berikutnya. Pada 15 Oktober 2026, tim mengumumkan Rafael Câmara sebagai pembalap untuk musim 2027 dengan kontrak multi-tahun. Pembalap Brasil berusia 21 tahun itu merupakan juara Formula 3 2025 dan saat ini memimpin klasemen Formula 2 bersama Invicta Racing. Ia juga merupakan bagian dari Ferrari Driver Academy.
Sementara itu, posisi Ocon di klasemen pembalap 2026 masih berada di urutan ke-16. Pilihan untuk melanjutkan karier di Formula 1 pun semakin terbatas. Dalam wawancara pada Oktober ini, ia mengungkapkan bahwa dirinya bersedia menerima posisi pembalap cadangan jika tidak mendapatkan kursi utama, daripada harus meninggalkan Formula 1 dan beralih ke kejuaraan lain.
Ocon masih ingin berada di lingkungan Formula 1 dan percaya dirinya belum kehabisan kemampuan untuk bersaing di level tertinggi. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai tim yang akan memberinya kesempatan pada 2027. ![]()
