Awal kemunculannya, bikin heboh jagat semesta.

Muncul dari episentrum restorasi.
Semua tentu mengetahui Bandung adalah pusat pengembalian arwah gentayangan baik dalam versi urban legend maupun restorasi kendaraan.

Maka jangan heran, wangi-wangi aroma kebangkitan W108 ini, pelan-pelan menyeruak dalam dan kemudian menggetarkan bagaikan amarahnya Semeru di awal Desember 2021.

Mobil ini merupakan salah satu varian dari S-Class pada rentang thun 1965-72. Logo SE L menunjukan S untuk S-Class, E untuk injection pada mesin, L untuk long body, yang dibekali oleh mesin 6 cylinder inline injection.

Brown Sugar, how come you taste so good?
Brown Sugar, just like a young girl should, oh no.

Mobil ini milik Pramesti Sudjati.
Dikenal sebagai arsitek, juga kontraktor. Karyanya terakhir adalah “Microlibrary Bima”, sebuah Perpustakaan Kelurahan di Bandung yang menjadi terbaik sedunia yang mendapatkannya dari Architizer A+ Awards.

Pramesti Sudjati hari ini ulang tahun, 14 Desember.
Spesial sekali, DeepEnd meliput dan memposting artikel ini persis di hari ultahnya.

Pramesti Sudjati, atau yang biasa dipanggil Apay, mendapatkan Mercedes-Benz 280 SE L 1970 dari sang uwak yang amat-teramat-sangat legendaris, Ali Sadikin.

Sudah tidak pernah jalan, kurang lebih 15-20 tahun lamanya.
Aslinya, seperti yang terlihat di foto, memiliki warna hitam dengan kondisi yang sudah lapuk dimakan zaman. Bodi korosif sekitar 25%. Kondisi mesin mati, tidak bisa jalan. Interior orisinal tapi perlu perbaikan karena kondisi sudah lusuh.
“Restorasi yang minta dari owner adalah mengembalikan kepada aslinya kembali, atau restore vintage, tapi dengan tambahan airsus, dan menggunakan velg 3-piece Barock 17x(8+9) inci,” ungkap Artura Sp, pro restorer dari RetouchPro Autowerkz.

Lambat laun restorasi ini berjalan.
Butuh kestabilan emosi, kekuatan kapital, kesabaran ganda.
Di bengkel RetouchPro Autowerkz, jalan BKR 101, Bandung, semuanya difokuskan,

Secara alur proses, perbaikan bodi dimulai dengan dengan pengelasan dan penggantian panel keropos yang membutuhkan waktu sekitar 3 bulan. Kemudian dempul sampai cat bodi, undercarriage, dan ruang mesin sekitar 4 bulan. Lanjut ke perbaikan mesin dan kaki-kaki sekitar 3 bulan. Untuk interior sekitar 1 bulan. Sementara pemasangannya kembali semua sekitar 3 bulan. Lebih satu tahun.

Pada bagian mesin, merupakan sektor yang mengalami kerusakan sangat parah.
Isinya macet dan berkarat. Semua komponen internal diganti, seperti piston, metal, camshaft, spring valve, timing chain, et cetera. Namun yang paling istimewa adalah bagian fuel distributor yang macet, dan awalnya diplan untuk overhaul ke Jerman. “Tapi dalam pemikiran kami untuk sistem mekanis seperti ini harusnya bisa dilakukan perbaikan sendiri, maka kita coba bongkar dan urai masalahnya. Ternyata kami berhasil memperbaikinya dan berfungsi dengan normal,” ucap Artur.

Hal lain yang sangat mendetail adalah keberadaan catnya sekarang.

Untuk warna pada saat hadir adalah hitam. Sementara data pada coding plate adalah 158 H white grey – 423 H tobacco brown (two tone).

“Dalam pemilihan warna yang sesuai data pada coding plate sangat kita sarankan karena baik untuk future value mobil tersebut,” ungkap Chris Zibekk, style and custom advisor RetouchPro Autowerkz. Dan setelah berunding, Apay memilih menggunakan satu warna saja yaitu tobacco brown (coklat tua).

Sisi aktualnya ada pada suspensinya. Menggunakan air sus aftermarket yang sudah disesuaikan speknya dalam hal bobot dan bentuknya. Adapun sistem sebelumnya menggunakan pegas terpisah dari shock absorbernya. Jadi perubahan yang dilakukan adalah mengganti spring dengan balon airsus plus tambahan adaptornya.

I said, yeah, yeah, yeah, woo
How come you, how come you dance so good?
Yeah, yeah, yeah, woo
Just like a, just like a black girl should
Yeah, yeah, yeah, woo


Workshop:
RetouchPro Autowerkz @retouchproautowerkz