Dunia modifikasi sepeda motor yang selama ini identik dengan kaum pria mulai menunjukkan wajah baru. Fenomena tersebut terlihat pada gelaran penutup Yamaha CLASSY Modifest 2026 di Yogyakarta, di mana semakin banyak perempuan ikut ambil bagian sebagai peserta kompetisi modifikasi, bukan sekadar jadi penonton.
Tren ini menjadi salah satu cerita paling menarik dari penyelenggaraan CLASSY Modifest yang berlangsung pada 27–28 Juni 2026 silam. Berkolaborasi dengan festival kreatif Land of Leisures (LoL), acara ini memadukan budaya modifikasi, seni, musik, hingga lifestyle dalam satu ruang yang sama.

Meningkatnya partisipasi peserta perempuan dinilai menunjukkan bahwa modifikasi kini semakin inklusif. Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid tak lagi dipandang hanya sebagai kendaraan harian, tetapi juga menjadi media untuk menuangkan karakter dan kreativitas, tanpa memandang gender.
“Setiap kota selalu menghadirkan cerita yang berbeda, dan Yogyakarta memberikan kejutan yang sangat positif. Meningkatnya partisipasi peserta wanita menunjukkan bahwa budaya modifikasi Classy Yamaha semakin berkembang dan inklusif,” ujar Esra Paseru, Chief Yamaha Area DDS 3.
Menurut Esra, tingginya kualitas karya modifikasi juga membuat proses penjurian berlangsung lebih ketat dibanding sebelumnya. Beragam konsep yang ditampilkan peserta membuktikan bahwa kedua skutik Classy Yamaha memiliki fleksibilitas tinggi untuk dikreasikan sesuai karakter pemiliknya.
“Karya modifikasi yang ditampilkan peserta tahun ini sangat beragam dengan kualitas yang merata, sehingga dewan juri harus melalui proses diskusi yang cukup intens untuk menentukan para pemenang. Hal ini membuktikan bahwa Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid mampu menjadi kanvas kreativitas bagi siapa saja,” lanjutnya.
Selain menjadi ajang adu kreativitas, kompetisi ini juga melahirkan karya-karya terbaik. Pada kategori Yamaha Fazzio Hybrid, gelar Best of The Best diraih Febry Irwantos lewat motor Fazzitos yang mengusung konsep Clean Retro Look.
Sementara kategori Grand Filano Hybrid dimenangkan Enggarino Diambona melalui Filantoise, motor bertema Japanese Scooter dengan sentuhan grafis bergaya Irezumi dan penggunaan part premium.
Nuansa kreatif di CLASSY Modifest Yogyakarta juga diperkuat lewat kolaborasi dengan komunitas seni. Yamaha menghadirkan modifikasi spesial Grand Filano Hybrid garapan Disaster Tigabelas bertema Urban-Art Fusion, sekaligus menggelar sesi live painting bersama empat seniman lokal yang melukis langsung di atas lini Classy Yamaha.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat melihat Grand Filano Gen 1 bermesin CBU yang menjadi bagian dari sejarah skutik premium Yamaha. Berbagai aktivitas lain seperti city touring, Beyblade Competition, Fingerboard Competition, hingga penampilan modern dance semakin mempertegas bahwa CLASSY Modifest telah berkembang menjadi festival gaya hidup, bukan sekadar kontes modifikasi.
Berakhirnya rangkaian Yamaha CLASSY Modifest 2026 di Yogyakarta menjadi gambaran bagaimana budaya modifikasi skutik terus berevolusi. Tak hanya menghasilkan motor-motor dengan tampilan menarik, ajang ini juga memperlihatkan bahwa kreativitas kini datang dari latar belakang yang semakin beragam, termasuk dari para perempuan yang mulai mengambil peran lebih besar di dunia modifikasi. ![]()




