Jarak antaara dunia otomotif dan dunia horologi sebenarnya tak sejauh yang orang kira. Keduanya sama-sama soal desain, presisi, dan bagaimana sebuah objek bisa jadi identitas pemiliknya.

OMODA & JAECOO Indonesia nampaknya paham betul soal ini, makanya mereka memilih masuk ke ranah lifestyle lewat ajang Timeless Society, tempat berkumpulnya para kolektor dan pecinta jam tangan di Jakarta.

Acara ini digelar pada 4-6 September 2026 di Nirmana Falatehan, kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Bukan pameran otomotif biasa, Timeless Society justru jadi ruang temu buat komunitas urban lifestyle, pecinta jam tangan, sampai kolektor yang doyan ngobrolin desain dan craftsmanship. Di tengah keramaian jam tangan mewah dan komunitas horologi itulah OMODA O4 EV ikut dipajang.

Kehadiran mobil listrik di antara jajaran jam tangan mungkin kedengaran nyeleneh buat sebagian orang, tapi justru di situ letak menariknya. Jim Ma, Business Unit Director OMODA & JAECOO Indonesia, bilang pihaknya melihat mobilitas bukan cuma soal berpindah tempat, melainkan bagian dari gaya hidup itu sendiri.

“Kehadiran OMODA O4 di Timeless Society merupakan bentuk bagaimana kami melihat mobilitas sebagai bagian dari gaya hidup. Kami menemukan kesamaan semangat antara OMODA O4 dengan komunitas di Timeless Society yang memiliki apresiasi tinggi terhadap desain, karakter, teknologi, dan ekspresi personal,” ujar Jim Ma.

Ia menambahkan kolaborasi ini jadi cara OMODA mendekatkan diri ke generasi muda dan mereka yang menurutnya punya semangat “young at heart”, istilah yang belakangan sering dipakai buat menggambarkan orang yang nggak mau kalah gaya meski usianya udah nggak muda lagi.

Yang bikin kehadiran OMODA O4 di sini makin punya cerita, mobil ini tak sendirian. Ada edisi khusus jam tangan hasil kolaborasi antara OMODA dan ONX Idea Studio yang dipajang berdampingan. Kolaborasi ini menyatukan semangat eksplorasi desain dengan prinsip keberlanjutan, sejalan dengan arah OMODA yang pengin menghadirkan mobilitas masa depan yang relevan buat generasi baru.

Secara desain, OMODA O4 sendiri mengusung konsep yang mereka sebut Cyber Mecha Design, pendekatan yang terinspirasi dari perpaduan dunia digital, teknologi futuristis, dan karakter mekanis. Bahasa desain ini muncul lewat proporsi bodi yang dinamis, garis potong yang tajam, dan detail eksterior yang kesannya high-tech sekaligus mechanical, bukan cuma soal tampilan tapi juga cara OMODA memposisikan O4 sebagai bagian dari ekspresi gaya hidup urban yang menyatukan teknologi, desain, dan individualitas pemiliknya.

Menariknya, kehadiran OMODA O4 di Timeless Society ini terjadi tak lama setelah mobil ini resmi meluncur secara global di Indonesia pada akhir Juli 2026 lalu, menjadikan Tanah Air negara pertama di dunia yang kebagian jatah debut model listrik murni OMODA ini. Di balik desainnya yang mencolok, O4 EV dibekali baterai LFP berkapasitas sekitar 65 kWh dengan motor 160 kW dan torsi 275 Nm, mengklaim jarak tempuh hingga 553 kilometer berdasarkan pengujian NEDC sekali pengisian penuh.

OMODA juga menyematkan konsep Super AI Cockpit di O4, melengkapi pendekatan Cyber Mecha yang jadi ciri khas desainnya.\

“Kami berharap kehadiran OMODA O4 di Timeless Society dapat membuka perspektif baru bahwa kendaraan listrik tidak hanya menawarkan alternatif mobilitas yang lebih berkelanjutan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari budaya, gaya hidup, dan cara seseorang mengekspresikan dirinya,” tutup Jim Ma.