Genesis Magma Racing harus puas finis di posisi ke-11 kelas LMP2 pada 4 Hours of Silverstone, putaran European Le Mans Series (ELMS) 2026. Trio Jamie Chadwick, Laurents Hörr, dan Valerio Rinicella yang memperkuat IDEC Sport sebenarnya memiliki pace kompetitif sejak sesi latihan hingga kualifikasi, tetapi kondisi lintasan yang berubah-ubah membuat strategi dan kesalahan kecil menjadi faktor penentu. Hasil ini sekaligus menjadi pertama kalinya musim ini Genesis Magma Racing gagal mencetak poin di ELMS.

Jamie Chadwick mengawali balapan kandang dengan posisi start kelima, hasil kualifikasi yang diraih Laurents Hörr. Namun, beberapa tikungan setelah start, Chadwick kehilangan kendali setelah kontak dengan mobil lain di lintasan yang masih sedikit basah dan harus turun ke bagian belakang rombongan prototype. Ia kemudian mampu bangkit, melewati sejumlah mobil Pro-Am dan kembali masuk sepuluh besar LMP2 ketika pitstop mulai dilakukan. Upaya tersebut kembali terganggu setelah mobil mengalami puncture sehingga harus masuk pit di bawah kondisi green flag.

 

Laurents Hörr kemudian menjalankan stint terakhir tanpa masalah dan menjaga mobil tetap berada di lintasan hingga finis. Namun, defisit waktu dan lap yang sudah terkumpul membuatnya tidak mampu membawa #18 IDEC Sport Oreca 07 kembali ke zona poin. Padahal, menurut Hörr, performa mobil sepanjang pekan menunjukkan potensi untuk bersaing memperebutkan kemenangan. “Pace yang kami miliki sangat menjanjikan. Saya pikir hari ini kami memiliki semuanya untuk menang,” ujar Hörr, yang menyelesaikan balapan tanpa penalti maupun kesalahan pada stint terakhirnya.

Hasil Silverstone membuat Genesis Magma Racing turun ke posisi keempat klasemen LMP2 dan tidak lagi memiliki peluang merebut gelar 2026. Meski demikian, persaingan di papan atas masih terbuka untuk perebutan posisi akhir musim. Tim tersebut hanya terpaut dua poin dari penghuni posisi ketiga dan berjarak 20 poin dari posisi kedua, sementara masih tersedia maksimal 26 poin pada seri penutup, 4 Hours of Portimão, bulan depan.

Sporting Director Genesis Magma Racing, Gabriele Tarquini, menilai hasil di Silverstone tidak mencerminkan potensi yang ditunjukkan sepanjang akhir pekan. Kondisi sulit dan sejumlah kesalahan kecil memberikan konsekuensi besar, tetapi pengalaman tersebut juga menjadi bagian penting dari proses pengembangan para pembalap, khususnya bagi Rinicella yang untuk pertama kalinya menjalani balapan LMP2 dalam kondisi hujan. Fokus berikutnya adalah membawa pembelajaran dari Silverstone ke Portimão dan menutup musim dengan hasil yang lebih baik.